Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu RI: Belum Ada Notifikasi Soal Pemulangan Dubes Nigeria

📅 Kamis, 12 Agu 2021, 19:24 WIB | Oleh:
Kemlu RI: Belum Ada Notifikasi Soal Pemulangan Dubes Nigeria Doc: Dok Kementerian Luar Negeri RI
Ket. Pelaksana tugas juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah

JAKARTA - Hubungan diplomatik Indonesia dan Nigeria memanas setelah terjadinya dugaan tindakan penganiayaan oleh petugas imigrasi Jakarta Selatan terhadap Abdul Rahman Ibrahim, pejabat konsuler di Kedutaan Besar Nigeria di Jakarta.

Insiden tersebut terjadi pada 7 Agustus. Buntutnya, Menteri Luar Negeri Nigeria, Geoffrey Onyeama, mengancam akan menarik duta besarnya dari Indonesia, Usman Ogah, sebagaimana dikutip dari Sahara Reporters.

Sejauh ini Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan belum ada notifikasi soal pemulangan Dubes Nigeria untuk Indonesia, Usmah Ogah.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah, Kamis (12/8), mengakui mengetahui soal rencana penarikan Duta Besar Usman Ogah dari pemberitaan di Nigeria, tetapi hingga kini ia belum mendapat pemberitahuan resmi dari Kedutaan Besar Nigeria di Jakarta.

"Saya belum mendengar realisasinya. Memang ada semacam rilis yang kita ikuti dari pemberitaan di Nigeria, namun sampai saat sekarang kita belum ada semacam keterangan lebih lanjut dari pihak kedutaan besarnya di Jakarta," kata Faizasyah.

Selain ancaman penarikan Dubes Nigeria, pemerintah negara tersebut juga melakukan protes keras yang disampaikan melalui Duta Besar Indonesia untuk Nigeria, Usra Hendra Harahap. Usra dipanggil Onyeama ke kantornya di Ibu Kota Abuja dua hari lalu.

Faizasyah menambahkan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Abdul Kadir Jalelani, pada Rabu (11/8) telah mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Nigeria. Namun dia menolak menyampaikan hasil pertemuan tersebut.

Pada pertemuan itu, lanjut Faizasyah kedua pejabat membahas hubungan bilateral yang sudah terjalin dengan baik selama ini.

"Kementerian Luar negeri menyesalkan terjadinya peristiwa tanggal 7 Agustus tersebut. Insiden tersebut adalah insiden yang berdiri sendiri dan sama sekali tidak terkait dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam menjalankan kewajiban sebagai tuan rumah sesuai dengan Konvensi Wina mengenai hubungan diplomatik," ujar Faizasyah.

Faizasyah menekankan pemerintah Indonesdia terus berkomunikasi dengan pemerintah Nigeria melalui jalur diplomatik.

Dia menambahkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) telah melakukan investigasi internal atas kejadian itu. VoA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.