Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Umat Tionghoa Gelar Persembahyangan Tahun Baru Imlek 2572

📅 Jumat, 12 Feb 2021, 22:07 WIB | Oleh:
Ratusan Umat Tionghoa Gelar Persembahyangan Tahun Baru Imlek 2572 Doc: Antara/Ayu Khania Pranisitha
Ket. Dua warga Bali keturunan Tionghoa sedang melakukan persembahyangan di Griya Kongco Dwipayana menyambut tahun baru Imlek 2572, Denpasar, Bali, Jumat (12/02/2021).

Denpasar - Ratusan warga keturunan Tionghoa melaksanakan persembahyangan menyambut tahun baru Imlek 2572 di Griya Kongco Dwipayana, Denpasar, Bali, Jumat.

Sebelum pandemi COVID-19 dari menyambut tahun baru Imlek sampai cap go meh bisa ribuan karena kan perayaan Imlek 15 hari ya. Tapi sejak pandemi cuma ratusan, penurunan sampai 60 persen lah," kata Ketua Griya Kongco Dwipayana Ida Bagus Adanyana seperti dikutip dari Antara, di Kongco Dwipayana Denpasar.

Ia mengatakan kegiatan persembahyangan sudah dilakukan sejak Kamis (11/2) sebagai tanda menutup Imlek 2571 dan membuka Imlek 2572. Perayaan ini akan berlangsung selama 15 hari hingga hari Cap Go Meh.

"Umat-umat datang langsung melakukan persembahyangan. Tidak ada perayaan (seperti sebelum pandemi) hanya penampilan barongsai saja," katanya.

Selama proses persembahyangan, Griya Kongco Dwipayana turut menyediakan sarana prasarana pendukung seperti selendang, dupa, kertas emas, lilin dan minyak.

Dikatakannya bahwa kertas emas, dupa, lilin dan sarana lainnya merupakan simbol kesejahteraan, dan kehidupan yang lebih baik. Sedangkan simbol teh dimaknai sebagai tanda untuk kesehatan.

Menurutnya, tahun ini merupakan tahun penuh tantangan karena ada dua masalah yang dilalui. Pertama bersamaan dengan pandemi COVID-19, kedua tentang kehidupan.

"Tahun ini jelas menjadi tahun tantangan dengan dua masalah yaitu bersamaan COVID-19 dan tentang kehidupan. Jadi betul-betul sebagai masyarakat bagaimana bisa lebih lapang hati dan lapang dada menerima tantangan ini karena kan harus tetap dijalani meskipun pahit,"ucapnya.

Pada pelaksanaan Imlek 2572 dengan simbol kerbau ini digambarkan sebagai tahun kerja keras. Kata dia, dengan kerja keras diharapkan bisa terjadi perubahan lebih baik kedepannya untuk kita semua.

Ia mengatakan proses persembahyangan dibuka dari pukul 07.00 wita sampai 22.00 wita, tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan 3M.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

BNPB Umumkan Banjir di Kota Padang Berangsur Surut

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BNPB Umumkan Banjir di Kota...

Roket SpaceX Tabrak Bulan Besok, Ilmuwan Prediksi Semburan Debu Raksasa Terlihat dari Teleskop

Roket SpaceX Tabrak Bulan Besok, Ilmuwan Prediksi Semburan Debu Raksasa Terlihat dari Teleskop

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.