Tahun 2021, Arsip Foto Gus Dur Siap Diakses Publik
📅 Rabu, 09 Des 2020, 15:00 WIB | Oleh: Agus Supriyatna
Doc: Istimewa.
JAKARTA - Tahun 2012, arsip foto KH Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur, mendiang Presiden keempat RI, sudah siap diakses publik. Sebelum diakses oleh masyarakat, Direktorat Pengolahan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) terlebih dahulu menggelar ekspose inventaris arsip foto Gus Dur secara virtual menggunakan aplikasi zoom meeting.
"Direktorat Pengolahan ANRI juga telah mengolah arsip foto Presiden keempat Indonesia, KH Abudurrahman Wahid dalam kurun waktu 1999-2003," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala ANRI, M Taufik, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Koran Jakarta, Rabu (9/12).
Ada pun ekspose inventaris arsip foto Gus Dur yang telah digelar secara virtual, kata M Taufik, dihadiri langsung oleh Istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid, dan seorang putri Gus Dur, Inaya Wahid serta Asisten Pribadi Gus Dur, Priyo Sambadha. Setelah selesai diolah, arsip foto Gus Dur mulai tahun 2021 dapat diakses publik di ruang baca ANRI.
"Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Gus Dur yang telah menyerahkan arsip foto berjumlah 181 album dan kini telah diolah menghasilkan 14.132 nomor arsip. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh publik," katanya.
Apalagi dalam prosesnya, kata Taufik, keluarga Gus Dur juga sangat terbuka untuk menyampaikan berbagai informasi terkait konteks peristiwa yang terekam dalam arsip foto tersebut.Arsip foto Gus Dur ini mengandung banyak informasi mengenai rekam jejak mendiang Presiden keempat RI tersebut. Tentunya ini akan memberikan banyak informasi maupun pengetahuan bagi generasi saat ini dan mendatang.
"Terlebih lagi saat ini ANRI juga sedang menggarap arsip kepresidenan, maka arsip foto Gus Dur ini turut menambah khazanah tentang Presiden RI di ANRI," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pengolahan ANRI, Agus Santoso mengatakan sebelum diakses oleh publik, arsip statis yang diterima ANRI akan diolah dengan menata fisik maupun mendeskripsikan informasinya. Tahun depan, arsip foto Gus Dur sudah dapat diakses publik melalui ruang baca ANRI.
"Arsip Gus Dur ini dapat menjadi rekaman yang digunakan untuk refleksi bagi bangsa kita dalam menjalani kekinian dan pada masa mendatang," kata Agus.
Sebagai informasi, proses pengolahan arsip foto Gus Dur kurun waktu 1999-2003 dilaksanakan Direktorat Pengolahan dengan melibatkan 24 orang arsiparis yang tergabung dalam tim pengolahan arsip foto Gus Dur.
Pengolahan tersebut menghasilkan lima jilid inventaris arsip yang terdiri dari jilid 1: series pelantikkan dan kunjungan tamu negara, jilid 2: series kunjungan presiden dalam negeri, jilid 3: series kunjungan presiden luar negeri wilayah Amerika, Afrika, Eropa dan Australia, jilid 4: series kunjungan presiden luar negeri wilayah Asia dan jilid 5: series politik, pendidikan dan keluarga.ags/N-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!