Reformasi Liga Champions Picu Kekhawatiran
📅 Rabu, 22 Jan 2020, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/JOSEP LAGO
LONDRES - Presiden La Liga, Javier Tebas memperingatkan klub-klub top Eropa tentang efek reformasi Liga Champions. Jurang pemisah dikhawatirkan semakin dalam karena sejumlah klub top akan mencari kekayaan lebih melalui Liga Champions yang formatnya dirubah. Selain itu perubahan format pada Piala Dunia Klub juga dikhawatirkan akan berimbas buruk.
Tiongkok akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Klub yang bakal diikitu 24 tim. Jumlah tersebut ditambah FIFA dan akan berlangsung bulan Juni dan Juli 2021.
Sementara untuk reformasi Liga Champions, pembicaraan sedang berlangsung. Perubahan format direncanakan mulai tahun 2024. Namun, Tebas yakin peningkatan pendapatan harus didistribusikan secara lebih merata untuk mencegah peningkatan dominasi hanya di beberapa klub.
J u a r a Liga Champions Live r p o o l telah menetapkan rekor baru untuk lima liga top Eropa dengan meraih 64 poin dari kemungkinan 66 poin di Liga Inggris. Sementara dalam dua musim Manchester City yang membukukan rekor dengan meraih 100 poin di Liga Inggris. Barcelona dan Real Madrid juga telah mengoleksi 100 poin di La Liga selama satu dekade terakhir.
Juventus telah memenangkan delapan gelar Italia berturut-turut. Bayern Munich telah dinobatkan sebagai juara Jerman selama tujuh tahun terakhir dan Paris Saint- Germain telah mengklaim enam dari tujuh gelar Ligue 1 terakhir.
"Saya berpikir kami tidak membantu sepak bola dengan cara apa pun jika hanya menghasilkan pendapatan itu akan langsung kembali ke klub-klub besar, tapi itulah yang terjadi," ujar Tebas saat peluncuran La Liga TV di London, Senin (20/1) waktu setempat.
Usulan untuk mengubah Liga Champions menjadi empat grup yang terdiri dari delapan tim dan memperkenalkan promosi dan degradasi telah ditolak. Namun, beberapa perubahan masih diharapkan di tahun-tahun mendatang. ben/ AFP/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!