Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cari Harun Masiku, KPK Minta Bantuan Interpol

📅 Selasa, 14 Jan 2020, 00:01 WIB | Oleh:
Cari Harun Masiku, KPK Minta Bantuan Interpol Doc: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY
Ket. BARANG BUKTI I Penyidik KPK membawa koper yang diduga berisi barang bukti usai menggeledah Kantor KPU Pusat di Jakarta, Senin (13/1). Penggeledahan itu dilakukan untuk penyidikan kasus dugaan suap terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera berkoordinasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk meminta bantuan National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia mencari kader PDI-P, Harun Masiku (HAR).

"Iya, kami akan segera berkoordinasi dengan Polri untuk meminta bantuan NCB Interpol," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, di Jakarta, Senin (13/1).

Harun Masiku merupakan salah satu tersangka suap terkait dengan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P periode 2019-2024.

Ghufron pun yakin tersangka Harun tidak akan sulit ditemukan. "Saya kira untuk penjahat koruptor tidak akan sulit ditemukan," ucap Ghufron.

Sebelumnya, Ditjen Imigrasi Kemenkumham mencatat Harun telah keluar Indonesia menuju Singapura pada hari Senin (6/1) melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Diketahui dalam kasus tersebut, KPK telah melakukan kegiatan tangkap tangan delapan orang pada hari Rabu (8/1) hingga Kamis (9/1) di Jakarta, Depok, dan Banyumas. Dari delapan orang tersebut, diketahui tidak ada nama Harun.

KPK pada hari Kamis (9/1) telah mengumumkan empat tersangka terkait dengan tindak pidana korupsi suap penetapan calon terpilih anggota DPR RI 2019-2024. Sebagai penerima, yakni anggota KPU, Wahyu Setiawan (WSE), dan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atau orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF). Sebagai pemberi Harun Masiku dan Saeful (SAE) dari unsur swasta atau staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Diketahui, Wahyu meminta dana operasional 900 juta rupiah untuk membantu Harun menjadi anggota DPR dari Dapil Sumatera Selatan I menggantikan calon terpilih anggota DPR dari PDI-P Dapil Sumatera Selatan I, Nazarudin Kiemas, yang meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, Wahyu menerima 600 juta rupiah.

Geledah Ruang KPU

Sementara itu, penyidik KPK menghabiskan waktu lebih dari delapan jam menggeledah ruang kerja anggota KPU, Wahyu Setiawan, di Mess Bank Indonesia, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Selain itu, KPK juga melakukan penggeledahan di rumah dinas Wahyu yang berlokasi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, menjelaskan penggeledahan ini dilakukan seusai penyidik menyelesaikan administrasi izin sita maupun penggeledahan kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

"Informasi sementara dari tim di lapangan mendapatkan beberapa dokumen yang penting terkait dengan rangkaian perbuatan dari para tersangka," katanya.

Sedangkan Ketua KPU, Arief Budiman, mengatakan penyidik KPK melakukan penggeledahan di ruang kerja Wahyu Setiawan ketika anggota KPU sedang menghadiri sidang di Mahkamah Konstitusi. "Yang dimasuki hanya ruangannya Pak Wahyu," kata Arief.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Otomotif
Mau Ikut Lelang Mobil Bekas...
Megapolitan
Musim Kemarau, Petani Cabai...

Gelar Rakernas, INSA Hasilkan Dua Ketetapan Strategis

32 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Gelar Rakernas, INSA Hasilk...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pecah Bintang: Gerbang Menuju Jenderal
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.