Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

-

Mewaspadai Penyakit yang Muncul saat Banjir

📅 Kamis, 02 Jan 2020, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

yang menggenang saat banjir dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Saat itulah nyamuk penyebab malaria pun mendapat celah. Malaria disebabkan oleh parasit jenis plasmodium. Parasit itu masuk ke dalam aliran darah manusia melalui gigitan nyamuk anopheles betina. Gejala penyakit ini adalah demam tinggi yang disertai rasa lemas. Jika tidak segera mendapat penanganan, malaria dapat berakibat fatal, karena parasit yang masuk ke dalam tubuh penderita akan mengganggu pasokan darah ke organ vital.

7. Demam Berdarah (DB)

Sama seperti malaria, penyakit ini juga disebabkan oleh virus yang dibawa oleh gigitan nyamuk, yaitu nyamuk Aedes Aegypti. Demam berdarah juga tergolong penyakit serius dan mematikan jika tidak segera ditangani. Pada bayi dan anak-anak, gejala awal yang timbul adalah demam yang disertai ruam pada kulit. Sementara pada orang dewasa, gejala dapat berupa demam yang disertai nyeri otot, sakit kepala yang parah, nyeri di belakang mata, dan gejala-gejala lainnya.

8. Demam Tifoid (Tipes)

Demam tifoid (typhoid) merupakan infeksi usus halus yang disebabkan oleh bakteri salmonella dalam kotoran hewan, yang menginfeksi melalui air dan makanan yang telah terkontaminasi. Penyakit ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala seperti sakit kepala, mual, demam, diare, dan hilangnya nafsu makan.

Itulah 8 penyakit yang umum menyerang setelah bencana banjir. Jika ada pertanyaan seputar penyakit-penyakit yang telah dibahas tadi, kamu bisa tanyakan langsung pada dokter melalui fitur Chat, Voice/Video Call pada aplikasi Halodoc. Download juga aplikasi Halodoc untuk mendapatkan kemudahan dalam membeli obat secara online, yang bisa langsung diantar ke rumah.

Mencegah Sebelum Terlambat

Penanganan dan pencegahan penyakit banjir memang sangat penting dilakukan setiap orang. Meskipun beberapa bahaya pasca banjir merupakan bahaya jangka pendek, namun banyak juga yang tidak bisa dianggap sepele. Agar Anda lebih yakin dengan kebersihan diri dan lingkungan sekitar rumah, Anda bisa coba beberapa tips mencegah penyakit banjir berikut ini.

1. Bersihkan Diri dan Lingkungan Sekitar

Saat banjir, tidak ada lingkungan yang bersih dari bakteri dan penyakit yang terkandung dalam air banjir. Oleh karena itu sangat penting bagi Anda untuk membersihkan diri dan lingkungan sekitar rumah pasca banjir. Pastikan semua barang dan area rumah dibersihkan dan diberi disinfektan agar tidak ada lagi kuman yang menempel.

2. Atur Makanan dan Pola Makan

Cara termudah untuk mengatur konsumsi dan pola makan adalah dengan memperbanyak konsumsi air putih. Maka, selalu pastikan stok air putih di rumah aman dan mencukupi semua anggota keluarga selama durasi banjir berlangsung.

3. Cegah Malaria dan Demam Berdarah

Setelah banjir, banyak tempat yang pasti meninggalkan genangan air. Tempat-tempat tersebut tentu menjadi lahan perkembangbiakan nyamuk Malaria. Oleh karena itu, pastikan juga memperhatikan genangan air di sekitar rumah agar tidak dijadikan sarana perkembangbiakan nyamuk. Anda bisa memberantas dengan menyemprotkan insektisida atau jenis obat anti hama lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Kelola Stres dengan Cukupi ...
Rona
X Hentikan Monetisasi bagi ...

Instagram Izinkan Ganti Musik pada Postingan Lama

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Instagram Izinkan Ganti Mus...
Penyelamat Wajah Indonesia! Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara China Open 2026 Lewat Drama Rubber Game

Penyelamat Wajah Indonesia! Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara China Open 2026 Lewat Drama Rubber Game

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.