Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dewan Pengawas KPK Bereputasi Baik

📅 Jumat, 20 Des 2019, 00:01 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dewan Pengawas KPK Bereputasi Baik Doc: ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, yakin tokoh-tokoh yang dipilih Presiden Joko Widodo sebagai anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah sosok yang memiliki reputasi baik di mata masyarakat. Ia juga meyakini mereka yang terpilih itu tidak memiliki catatan buruk.

"Pastilah besok yang diumumkan akan menjadi orang-orang yang oleh masyarakat dianggap tidak punya cacat yang serius. Kalau cacat-cacat kecil sih namanya manusia, ada," kata Mahfud usai rapat koordinasi dan strategi pembumian Pancasila di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (19/12).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengungkap ada tiga nama yang diusulkan menjadi Dewan Pengawas KPK adalah mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, mantan Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung Artidjo Alkostar, dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang Albertina Ho. Selain tiga nama itu, juga ada seorang ekonom dan akademisi.

Bilang "Wow"

Menurut Mahfud, sosok yang dirumorkan bakal menjabat seperti Artidjo Alkostar, Albertina Ho, dan Taufiequerachman Ruki sesuai dengan pernyataan dia sebelumnya yakni bakal ada kejutan di jajaran anggota Dewan Pengawas. "Iya lah. Artinya kita akan bilang wow, bagus-bagus nih," tuturnya.

Tiga nama tersebut Presiden Joko Widodo ungkapkan kala berdiskusi dengan wartawan di Balikpapan, Kalimantan Timur, kemarin. Namun, Jokowi menegaskan belum mengambil keputusan final terkait anggota Dewan Pengawas ini.

Selain mengumumkan anggota Dewan Pengawas KPK, hari ini Presiden juga akan melantik pimpinan KPK terpilih periode 2019-2023, di Istana. Empat pimpinan KPK sebelumnya, Agus Rahardjo, Laode M Syarif, Basaria Pandjaitan, dan Saut Situmorang akan digantikan Firli Bahuri, Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron, dan Nawawi Pomolango. Satu orang lagi, yaitu Alexander, melanjutkan kepemimpinannya pada periode berikutnya.

Semua pimpinan KPK, baik yang purnatugas maupun baru terpilih akan berangkat bersama menuju Istana dari Kantor KPK. Selepas pelantikan di Istana, para pimpinan KPK itu langsung kembali ke KPK melaksanakan serah-terima jabatan (sertijab).

Komisioner KPK, Laode Syarif, berharap pimpinan KPK dan Dewan Pengawas periode 2019-2023 dapat bekerja seirama.

"Masa depan jauh lebih baik dari sekarang. Memang UU KPK-nya perlu penyesuaian komisoner baru. Kita berharap komisioner KPK yang baru dan Dewan Pengawas seirama," kata Laode.

Laode menegaskan, jika pimpinan dan Dewan Pengawas KPK punya satu semangat, dia yakin lembaga yang dipimpinnya sejak 2015 itu akan tetap baik-baik saja.ola/ags/P-4

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Otomotif
Mau Ikut Lelang Mobil Bekas...
Megapolitan
Musim Kemarau, Petani Cabai...

Gelar Rakernas, INSA Hasilkan Dua Ketetapan Strategis

32 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Gelar Rakernas, INSA Hasilk...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pecah Bintang: Gerbang Menuju Jenderal
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.