Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Ari Kuncoro : Kembangkan Kuliah Berbasis Kolaborasi

📅 Sabtu, 07 Des 2019, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Terlepas dari itu, kami coba lebih fokus pada tujuan kami. Yang penting mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau kami terlalu ke rangking, kami melakukan manipulasi rangking. Yang penting itu proses, menjadi rangking kalau memang proses baik, rangking bagus itu ideal.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengingatkan soal regulasi yang mengekang kemerdekaan perguruan tinggi. Apa itu juga mengganggu proses kerja sama yang akan diusung UI?


Kami juga terkena disrupsi sehingga tata kelola perlu dibereskan. Nah, itulah yang dilakukan universitas-universitas di dunia. Betul. Kami ambil contoh penelitian. Dana penelitian itu masuk kas universitas. Itu ada regulasi-regulasi yang membatasi.

Misal ingin mendatangkan profesor dari luar negeri harus menggunakan fasilitas yang sudah ditentukan, tapi fasilitas tersebut tidak sesuai dengan keinginan profesor apalagi kalau profesornya pemenang Nobel. Kemudian aturan-aturan yang berkaitan standar biaya umum, misal laboratorium dan segala macam. Profesor dari luar itu biasanya punya standar tinggi dari yang diterapkan oleh regulasi. Itu menghambat.

Masih banyak yang lain seperti naik pangkat, mata kuliah terlalu banyak tapi tidak jadi kreatif. Perguruan tinggi jadi harus dimerdekakan jangan banyak kuliah. Yang penting ilmu yang bisa mencari solusi. Karena kalau menghafal saja percuma. Jangan diberi beban menghafal tapi buat mata kuliah yang tidak banyak tapi harus kreatif. Regulasi bisa dibuat sesederhana mungkin, dengan menjadi budaya yang menyenangkan. Caranya membuat simpel, menyederhanakan tanpa menghilangkan esensi.

Program terdekat yang akan dilakukan?

Saya akan melanjutkan estafet kepemimpinan Rektor UI sebelumnya, Prof Anis yaitu melanjutkan The Next Level of Excellence sehingga kami bisa membuat perbaikan terus menerus. Ke depan kami akan lakukan perampingan beban mata kuliah.

Dalam jangka waktu pendek, perbaikan data akan menjadi langkah awal yang akan saya lakukan. Kebijakan yang selama ini diambil terkadang belum berdasarkan data yang ada. Ke depan, pembentukan kebijakan itu harus berbasis dengan data.

Target keseluruhan yang akan dicapai UI ke depan seperti apa?

UI adalah agent of developement dan harus bisa menjadi pusat ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan yang unggul serta berdaya saing. Upaya ini dilakukan dengan cara mencerdaskan kehidupan bangsa dalam peningkatan kesejahteraan dan pembangunan bangsa.

Selain itu, UI bisa menjadi pusat riset yang unggul, memiliki tata kelola yang baik, serta berperan dalam penyelesaian masalah bangsa dan kemanusiaan. Jika melihat visi saya kemarin, UI harus lebih inovatif, mandiri, unggul, inklusif, dan bermartabat. Mungkin saat ini masih banyak CEO yang berasal dari UI, tetapi kita tidak tahu dalam lima tahun ke depan.

N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kemenbud Laksanakan Revitalisasi 159 Aset Budaya

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenbud Laksanakan Revital...
Rona
Bayu Skak Hadirkan Film Kom...
Luar Negeri
Tiongkok Berencana Perluas ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.