Produksi Nasional Perlu Dipacu untuk Substitusi Impor
📅 Selasa, 12 Mar 2019, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiBenahi Ekspor
Direktur Eksekutif Indonesia for Global Justice (IGJ), Rachmi Hartanti, meminta pemerintah terus membenahi ekspor dan memperketat pengawasan. Menurut dia, pelemahan ekonomi global akan berpengaruh ke Indonesia, sehingga perlu diantisipasi sejak dini. "Saya ragu jika hal itu dianggap tidak ada dampaknya. Perlambatan perekonomian dunia sebenarnya sudah diprediksi oleh Bank Indonesia (BI) dan tentu ada efeknya untuk ekonomi domestik," ungkap dia.
Menurut Rachmi, kejadian tahun lalu masih membayangi perekonomian Indonesia saat ini. Untuk itu, solusi atas defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) harus terus diupayakan guna memperkuat fundamental ekonomi. "Ekonomi kita masih dalam posisi hati-hati. Percaya diri untuk perekonomian stabil boleh saja, tapi hitungan dan strategi yang disusun harus tepat. Pembenahan ekspor harus terus diawasi," tegas dia.
Sebelumnya, Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan bank sentral memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2 persen tahun ini, atau lebih rendah dari target pemerintah 5,3 persen. Pasalnya, ekonomi Indonesia masih mendapatkan banyak tantangan di sepanjang 2019, terutama dari CAD, yang tahun lalu masih mencapai 31,1 miliar dollar AS atau 2,98 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). YK/ers/WP
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!