Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Cermati.com Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

📅 Sabtu, 02 Feb 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Cermati.com Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

Cermati.com, market-place produk keuangan di Indonesia, bekerjasama den-gan BPJS Ketenagakerjaan me luncurkan layanan digi-tal khusus pendaftaran dan pembayaran BPJS Ketenaga-kerjaan kepesertaan mandiri, yang termasuk dalam segmen pekerja bukanpenerima upah (BPU) atau pekerja mandiri yang berprofesi sebagai supir ojek, pedagang, buruh bangunan, dan berbagai profesi mandiri lainnya. Layanan digital BPJS Ketenagakerjaan bertujuan untuk mempermudah para pekerja di seluruh Indonesia agar bisa menikmati kemu-dahan akses layanan BPJS Ketenagakerjaan secara on-line. Peresmian kerjasama ber-langsung pada Senin (28/1) di Jakarta.

"Kami bangga bisa bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk men-dukung program pemerintah dalam meningkatkan aware-ness pentingnya program asuransi sosial, keanggotaan serta penggunaan program perlindungan yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk seluruh masyarakat Indonesia," ujar Andhy Koesnandar selaku Direktur Cermati.com. "Dengan terbukanya jali-nan kerjasama ini nantinya masyarakat semakin dimu-dahkan dengan banyaknya layanan tersedia untuk mem-fasilitasi proses pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan dan tentunya semakin memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia," jelas E. Ilyas Lubis selaku Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Data terkini per Desember 2018, tercatat jumlah total pe-serta BPJS Ketenagakerjaan mencapai 50 juta peserta, dimana sebanyak 29,8 juta adalah jumlah peserta aktif. Pada jumlah tersebut, hanya 1,7 juta diantaranya merupa-kan peserta sektor bukan penerima upah(informal), angka ini juga mengalami kenaikan dibandingkanden-gan periode yang sama pada tahun 2017, yakni hanya se- banyak 1,2 juta peserta."Dengan capaian data tersebut, kami berharap ker-jasama ini dapat mewujudkan pertumbuhan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sektor BPU(bukan penerima upah) sebagai wujud dukungan pada program Negara," ujar Ilyas.

Keunggulan layanan ini adalah pendaftaran bisa dilakukan dari ponsel pintar (smartphone) dengan waktu kurang dari 5 menit saja.Caranya cukup mudah, isi data diri sesuai identitas KTP, pilih jenis pekerjaan, jumlah penghasilan serta kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan, serta pilihan paket program BPJSKetenagakerjaan yang dikehendaki. Selanjutnya, jika sudah me-lengkapi semua isian data terse-but, para pekerja mandiri akan terdaftar secara aktif memiliki BPJS Ketenagakerjaan.

Keunggulan lainnya BPJS Ketenagaker-jaan di platform ini ialah adanya fitur reminder guna mengingat-kan para peserta BPJS Ketenaga-kerjaan bila pembayaran iuran-nya hampir jatuh tempo. ars

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Lewat Kebijakan Fiskal Teru...

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Daerah
Seluruh Penumpang KMP Batum...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.