Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Mahasiswa Jangan Terjebak Gaya Hidup Instan, LPS Ingatkan Bahaya Pinjol

📅 Selasa, 20 Okt 2026, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mahasiswa Jangan Terjebak Gaya Hidup Instan, LPS Ingatkan Bahaya Pinjol Doc: ANTARA/Abd Kadir
Ket. Direktur Eksekutif Kesekretariatan dan Hubungan Lembaga LPS KM Nuruddin menjawab pertanyaan media di Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa, (20/10/2026).

MAKASSAR – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengingatkan kepada masyarakat khususnya mahasiswa jangan mudah tergiur dengan pinjaman online (pinjol) dan paylater yang justru berpotensi merugikan dalam perjalanan ke depan.

Direktur Eksekutif Kesekretariatan dan Hubungan Lembaga LPS KM Nuruddin di Makassar, Selasa (20/10), mengakui pesatnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang belum diimbangi dengan pemahaman memadai mengenai manfaat dan risikonya.

Kondisi ini, kata dia, membuat generasi muda, termasuk mahasiswa, rentan terjebak pinjaman online dan layanan paylater yang tidak sesuai dengan kemampuan finansial.

"Kadang-kadang mahasiswa tertarik atau tergiur untuk menggunakan paylater, tapi kemampuan untuk melunasi atau melakukan cicilan setiap bulannya itu tidak terjangkau," ujarnya.

"Itu yang kita harapkan sekarang teredukasi masyarakat, ya minimal mereka tahulah cara mengelola keuangan karena ini kan buat masa depan juga," sambungnya pada Kuliah Umum Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (Like It) di Baruga AP Pettarani Unhas Makassar.

Nuruddin menjelaskan, inklusi keuangan di Indonesia berkembang pesat seiring kemudahan akses melalui aplikasi digital dan layanan mobile banking. "Masyarakat, khususnya generasi muda, kini dapat menggunakan berbagai produk keuangan hanya melalui telepon genggam," katanya.

Namun, menurut dia, peningkatan akses tersebut belum sepenuhnya diikuti pemahaman yang memadai mengenai karakteristik produk, risiko, hingga mekanisme pencairan dana ketika membutuhkan likuiditas.

“Fenomena sekarang memang inklusi keuangan kita itu terlalu cepat. Artinya, masyarakat sekarang akses kepada produk atau jasa keuangan itu sangat luas. Dengan klik, dengan mobile banking, masyarakat, khususnya generasi muda, cepat sekali bisa mengakses jasa atau produk keuangan tersebut,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Seluruh Penumpang KMP Batum...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.