Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Janji Bertemu Pimpinan KPK soal RKUHP

📅 Sabtu, 09 Jun 2018, 05:00 WIB | Oleh:
Presiden Janji Bertemu Pimpinan KPK soal RKUHP Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Presiden Joko Widodo akan memberikan waktu khusus bagi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ingin bertemu dirinya terkait pembahasan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang dibahas di DPR.

"Iya nanti setelah lebaran, saya siapkan waktu khusus bagi KPK yang berkaitan dengan Rancangan KUHP," kata Presiden Jokowi usai menghadiri Buka Puasa Bersama Pimpinan MPR di Rumah Dinas Ketua MPR, Komplek Widya Chandra, Jakarta, Jumat (8/6). Presiden menuturkan, persoalan mengenai pembahasan RKUHP sebenarnya sudah dibahas di tingkat Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan yang dipimpin oleh Wiranto.

"Meskipun sudah ada proses pembicaraan di Kemenkopolhukam. Tetapi, memang pihak KPK pingin ketemu ya setelah lebaran akan saya atur (waktunya)," ucap Presiden. Saat ditanya apa saja yang akan dibahas, Presiden mengatakan harus bertemu dulu baru bisa menjelaskannya. "Wong ketemu saja belum kok sudah bahas apa-apa. Kalau ketemu baru mengerti," tutup Presiden.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat KPK. Hal itu disampaikan setelah menerima surat yang dikirim KPK soal RKUHP."Baru kemarin saya lihat, saya terima, baru dalam kajian kita. Nanti setelah selsaai saya sampaikan. Intinya kita tetap harus memeprkuat KPK. Sudah intinya ke sana," kata Presiden Jokowi, Selasa kemarin.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua MPR Zulkifli Hasan menyinggu anggapan masyarakat bahwa Presiden Jokowi selama ini dicap jauh dengan umat. "Presiden kita ini kan datang, terus terang ya saya terbuka, memang begitulah Zulkifli Hasan. Di stigma seolah- olah pemerintah ini kan tidak dekat dengan umat islam, nah presiden itu bekerja keras untuk menghilangkan citra itu, berkunjung kemana-mana, ke pesantren," kata Zulkifli.

Zulkifli yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional ini mengingatkan agar upaya Presiden itu juga diikuti oleh menteri di kabinet. Sebab hal itu akan membantu kerja presiden. "Kita berharap menteri-menterinya itu mendukung kebijakan presiden itu, jangan presidennya mau mendekat, menghapus stigma, nanti menterinya jalannya lain-lain.

Tentu kan pak presiden yang kerja keras itu kurang optimal," katanya. Zulkifli juga sempat mengajak para tokoh nasional bersama-sama menciptakan tahun politik saat ini menjadi tahun yang berkualitas. Ia ingin pemilihan kepada daerah (pilkada) dan pemilihan presiden atau Pilpres 2019 mendatang berjalan aman serta lebih berkualitas.

fdl/AR-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Megapolitan
Dirut RSUI: Seluruh Pasien ...

IDAI Promosilan Gerakan ASI Eksklusif hingga 2 Tahun

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
IDAI Promosilan Gerakan ASI...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.