Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

-

Tingkatkan Perdagangan dan Investasi ASEAN-UE

📅 Kamis, 13 Jul 2017, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

KBRI Madrid sebagai Koordinator Komite ASEAN di Madrid menilai penyelenggaraan kegiatan ASEAN di Madrid dan Zaragoza sangat bermanfaat dalam mendorong para pengusaha Spanyol agar meraih peluang bisnis yang tersedia di negara-negara ASEAN. sur/R-1

Peluang Bisnis

Dubes RI untuk Spanyol, Yuli Mumpuni Widarso mengungkapkan perkembangan Masyarakat Ekonomi ASEAN dengan pilar pasar bebas telah membuka peluang bisnis yang lebih luas, baik di bidang perdagangan maupun investasi. Sejumlah pemimpin perusahaan Spanyol bergerak di bidang industri galangan kapal, logistik, asuransi, pariwisata bahari, pengolahan ikan, kapal ikan, manufaktur, dan metalurgi serta otoritas pelabuhan menyatakan tertarik untuk meraih peluang bisnis di ASEAN, khususnya di Indonesia yang telah menetapkan kebijakan pembangunan industri maritim.

Investasi Spanyol sangat penting bagi Indonesia, khususnya di sektor perikanan, kemaritiman, dan wisata bahari. Spanyol sebagai mitra dagang strategis Indonesia memiliki industri produk perikanan terbesar yaitu Pescanova dan lokasi berdirinya kantor pusat Konfederasi Perusahaan-perusahaan Hasil Laut Spanyol (Consemar), dan kantor pusat European Fisheries Control Agency.

"Spanyol mempunyai arti penting bagi Indonesia. Investasi Spanyol di Indonesia terus meningkat, pada 2010 tercatat cukup tinggi, mencapai 39,24 juta dólar AS kontribusi terbesar dari Airbus Defense & Space (CASA Spanyol) yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1976. Kami harus membawa pelaku usaha Spanyol untuk berinvestasi di sektor maritim kita," kata Yuli.

Sementara itu, Nurul Ichwan menyatakan nilai investasi Spanyol di Indonesia pada 2011 hanya 1,09 juta dólar AS, pada 2012 naik sedikit 3,15 juta dólar AS, pada 2013 turun hanya 2,89 juta dólar AS. Pada 2014 naik kembali mencapai 15,69 juta dólar AS dan 2015 naik 300 persen mencapai 56,59 juta dólar AS. Namun pada 2016 turun, mencapai 50,09 juta dólar AS.

Total investasinya pada kurun 2010 - 2016 baru mencapai 168 juta dólar AS, untuk 237 proyek, menempati peringkat ke-27 sumber investasi asing ke Indonesia.

Guna lebih menarik minat investor Spanyol, Nurul Ichwan telah menyampaikan tentang kebijakan baru BKPM One Stop Service yang telah dibuka di 34 Provinsi di seluruh Indonesia, insentif dan fasilitasi lainnya. Mengingat investasi Spanyol sebagian besar masuk ke sektor industri pariwisata perhotelan, maka dalam FB tersebut telah disampaikan tentang proyeksi keuntungan bisnis di 10 destinasi baru Tanjung Kelayang, Danau Toba, Tanjung Lesung, Bromo, Pulau seribu, Mandalika, Pulau Komodo, Borobudur, Morotai, dan Wakatobi. sur/R-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.