Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

1.200 Anak Jalani Tes Penyakit Menular setelah Pekerja Penitipan Anak di Australia Didakwa Lakukan Pelecehan Seksual

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 12:18 WIB | Oleh:
1.200 Anak Jalani Tes Penyakit Menular setelah Pekerja Penitipan Anak di Australia Didakwa Lakukan Pelecehan Seksual Doc: Istimewa
Ket. Kepolisian Victoria menuduh pria Point Cook bernama Joshua Brown melakukan kekerasan seksual terhadap bayi dan anak-anak yang diasuhnya di pusat penitipan anak di pinggiran barat.

MELBOURNE - Otoritas kesehatan Victoria merekomendasikan pada hari Selasa (1/7) agar 1.200 anak diuji untuk penyakit menular setelah seorang pekerja pengasuhan anak di Melbourne didakwa dengan tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap bayi dan anak-anak yang menjadi tanggung jawabnya.

Dari The Guardian, polisi  mengonfirmasi bahwa seorang penduduk Point Cook, Joshua Brown, 26 tahun, telah didakwa pada bulan Mei dengan lebih dari 70 pelanggaran yang berkaitan dengan delapan korban yang diduga berusia antara lima bulan dan dua tahun.

Bayi dan anak-anak tersebut bersekolah di sebuah pusat penitipan anak di pinggiran barat Melbourne, yang tidak disebutkan namanya oleh Guardian Australia, dan keluarga mereka diberitahu minggu lalu tentang dugaan pelanggaran tersebut.

Dakwaan tersebut meliputi penetrasi seksual terhadap anak di bawah umur 12 tahun, percobaan penetrasi seksual terhadap anak di bawah umur 12 tahun, penyerangan seksual terhadap anak di bawah umur 16 tahun, dan produksi materi pelecehan anak untuk digunakan melalui layanan kereta.

Polisi mengatakan, penyelidikan signifikan telah dilakukan sejak penangkapan Brown, yang dipimpin oleh detektif dari regu kejahatan seksual.

Mereka mengatakan penyidik telah menetapkan bahwa Brown telah bekerja di 20 pusat penitipan anak antara Januari 2017 dan Mei 2025. Mereka menduga ada bukti pelanggaran di pusat penitipan anak kedua di pinggiran utara, yang sedang "diselidiki sebagai prioritas".

Sebuah situs web yang mencantumkan pusat-pusat dan tanggal-tanggal kerja Brown yang diketahui telah disiapkan oleh pemerintah, demikian pula dengan hotline khusus bagi keluarga-keluarga yang terkena dampak.

Keluarga yang anak-anaknya bersekolah di pusat-pusat tersebut selama masa kerja Brown dihubungi untuk memastikan dukungan dan layanan kesejahteraan yang tepat diberikan. Beberapa akan memenuhi syarat untuk mendapatkan pembayaran sebesar 5.000 dolar untuk membantu pengaturan perawatan alternatif, kehilangan pendapatan, dan kebutuhan praktis lainnya.

Kepala petugas kesehatan Victoria, Christian McGrath, mengatakan sekitar 2.600 keluarga telah dihubungi oleh pihak berwenang sejauh ini, dengan 1.200 anak direkomendasikan untuk menjalani pemeriksaan penyakit menular.

“Ini merupakan salah satu elemen menyedihkan dalam situasi ini, dan kami mengambil pendekatan ini sebagai tindakan pencegahan,” katanya.

“Kami yakin risikonya rendah, tetapi kami ingin menawarkan ini untuk memberikan jaminan kepada orang tua tentang kesehatan dan kesejahteraan anak-anak mereka.”

McGrath menolak mengungkapkan penyakit apa yang mungkin diderita anak-anak tersebut tetapi mengatakan infeksi dapat diobati dengan antibiotik dan tidak ada risiko kesehatan masyarakat yang lebih luas.

Seorang penjabat komandan polisi, Janet Stevenson, mengatakan dugaan penyerangan itu terungkap setelah ditemukannya materi pelecehan anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

43 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.