Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Labi-labi Moncong Babi dari Bali Akan Dilepasliarkan di Papua

📅 Selasa, 04 Jul 2023, 08:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan Labi-labi Moncong Babi dari Bali Akan Dilepasliarkan di Papua Doc: ANTARA/Humas BBKSDA Papua
Ket. Labi-labi moncong babi yang dipindahkan dari Bali ke Papua.

JAYAPURA - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua telah menerima total 500 labi-labi moncong babi (Carettochelys insculpta) yang dipindahkan dari Bali ke Papua secara bertahap oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bali.

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers yang diterima di Jayapura, Selasa (4/7), Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Timika Bambang H. Lakuy menyampaikan bahwa pemindahan labi-labi moncong babi dari Bali ke Papua dilakukan dalam sembilan trip dari 8 Mei sampai 3 Juli 2023.

Menurut dia, labi-labi moncong babi diangkut dari Bali ke Papua setiap Senin sejak 8 Mei 2023.

Pada trip pertama ada 40 labi-labi moncong babi yang dibawa ke Papua dan pada trip kedua sampai kedelapan masing-masing ada 60 labi-labi moncong babi yang diangkut dari Bali menuju ke Papua.

Pada trip kesembilan atau perjalanan terakhir pada Senin, 3 Juli 2023, ada 40 labi-labi moncong babi yang diangkut ke Papua dari Bali.

Bambang menyampaikan bahwa semua labi-labi moncong babi yang dikirim ke Papua dalam kondisi sehat dan sedang menjalani habituasi di kandang transit Mile 21 PT Freeport Indonesia.

"Setiap kedatangan labi-labi moncong babi disertakan obat antistresdari BKSDA Bali dan setiba di kandang transit biasanya satwa-satwa kami istirahatkan sebentar kemudian satu per satu kami beri obat, setelah itu baru kami lepaskan di kolam buatan untuk menjalani habituasi," ia menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam BaliAgus Budi Santosa mengatakan bahwa 500 labi-labi moncong babi yang dipindahkan ke Papua merupakan satwa sitaan.

Sebelum dibawa ke Bali, labi-labi moncong babi dititip rawat selama delapan tahun diBali Safari and Marine Park, lembaga konservasi binaan BKSDA Bali.

"Sebanyak 500 ekor labi-labi moncong babi telah tuntas kami translokasi dari Bali ke Papua untuk selanjutnya dilepasliarkan di habitat alaminya," kata Agus.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua A.G. Martana menyampaikan terima kasih kepada BKSDABali, PT Freeport Indonesia, danBali Safari and Marine Park yang sudah membantu merawat labi-labi moncong babi dan memindahkannya ke Papua.

Labi-labi moncong babi tergolong satwa yang terancam punah menurut International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) dan termasuk spesies yang dilindungi di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.