Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wuiih! dengan Bobot 669 Kilogram, Pemkot Mataram Dapat Sapi Kurban dari Presiden Prabowo

📅 Senin, 26 Mei 2025, 17:51 WIB | Oleh:
Wuiih! dengan Bobot 669 Kilogram, Pemkot Mataram Dapat Sapi Kurban dari Presiden Prabowo Doc: ANTARA/Nirkomala???????
Ket. Penampakan "Alex" sapi kurban Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk Pemerintah Kota Mataram, dengan bobot 669 kilogram dibeli dari peternak Gubuk Mamben, Sekarbela, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MATARAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tahun ini mendapatkan satu sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto dengan bobot 669 kilogram.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Mataram Amir Wisuda di Mataram, Senin (26/5), mengatakan sapi kurban dari Presiden tersebut dibeli langsung dari peternak di Gubuk Mamben, Sekarbela, Kota Mataram.

"Sapi kurban Presiden itu sudah dibayar dan masih dititip di peternak sampai hari H pemotongan hewan kurban pada 6 Juni 2025," katanya.

Menurutnya, Kota Mataram baru pertama mendapatkan sapi kurban dari Preside. Presiden Prabowo Subianto memberikan setiap provinsi satu sapi kurban, juga memberikan ke masing-masing kabupaten/kota se-Indonesia. Misalnya untuk Provinsi NTB dengan jumlah 10 kabupaten/kota mendapatkan 11 sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi kemungkinan ada kabupaten/kota di NTB, yang akan dapat dua sapi Presiden sebab untuk jatah provinsi pasti akan di distribusi ke kabupaten/kota," katanya.

Dikatakan, pembelian sapi kurban Presiden Prabowo Subianto harus dari peternak di masing-masing kabupaten/kota setempat, sehingga bobot sapi kurban Presiden di setiap kabupaten/kota berbeda-beda.

Hal itu dimaksudkan untuk memberikan motivasi dan meningkatkan kesejahteraan peternak lokal. Untuk Kota Mataram, hewan kurban Presiden merupakan sapi berbobot 669 milik peternak Gubuk Mamben, Sekarbela, yakni Mujitahid.

"Pendistribusian sapi kurban Presiden Prabowo Subianto oleh pak Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, yang akan didistribusikan ke Masjid Nurul Yakin, Bertais, Kecamatan Sandubaya," katanya.

Sementara Mujitahid, peternak sapi di Gubuk Mamben, Sekarbela, mengatakan dia baru mengetahui sapi miliknya yang diberi nama Alex akan dibeli untuk sapi kurban Presiden Prabowo Subianto seminggu yang lalu.

Petugas dari Dinas Pertanian sudah melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap sapi milik Mujitahid yang dinyatakan sehat serta layak jadi sapi kurban Presiden.

"Alex kami jual Rp55 juta, belum termasuk pajak," katanya.

Menurutnya, sapi yang dipilih menjadi sapi kurban Presiden Prabowo Subianto itu merupakan jenis sapi bibit dari Bali, yang sudah dipelihara satu tahun lalu.

Mujitahid bekerja sebagai peternak sapi secara turun-temurun dibantu adiknya Hilmaen yang bertugas mencari rumput sebagai pakan ternak.

"Setelah sah menjadi sapi kurban Presiden Prabowo Subianto, kami tetap melakukan perawatan sesuai dengan standar yang ditetapkan Dinas Pertanian," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.