Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Kecelakaan, Polres Malang Cek Kelaikan Jip Wisata Bromo

📅 Senin, 23 Mar 2026, 19:20 WIB | Oleh:
Antisipasi Kecelakaan, Polres Malang Cek Kelaikan Jip Wisata Bromo Doc: antara foto
Ket. Cek kelaikan jib wisata Bromo, Malang.

MALANG - Kepolisian Resor (Polres) Malang melakukan pengawasan kelaikan terhadap operasional jip wisata di jalur Gunung Bromo untuk mengantisipasi potensi terjadinya kecelakaan selama berlangsungnya momen libur Lebaran 2026.

Kepala Seksi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (23/3), menyampaikan pola pengawasan difokuskan di jalur masuk Gunung Bromo via Kabupaten Malang atau tepatnya di Pos Pengamanan Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo.

"Kami meningkatkan pengawasan di kawasan wisata, khususnya di akses menuju Bromo, dengan melakukan pengecekan kendaraan jip guna memastikan kelaikan dan keselamatan penumpang," kata Bambang.

Bambang menjelaskan setiap unit jip wisata terlebih dahulu dilakukan ramp check dan dilanjutkan pemeriksaan dokumen kepemilikan asuransi.

Berdasarkan data di lapangan, tercatat sebanyak 412 jip wisata masuk ke kawasan wisata Bromo dan dari jumlah tersebut ada 12 unit jip yang belum melaksanakan ramp check dan tidak memiliki asuransi.

Langkah ini menjadi komitmen jajaran kepolisian setempat dalam menciptakan suasana libur Lebaran yang aman, di tengah kepadatan arus lalu lintas di jalur wisata Gunung Bromo.

"Kendaraan yang belum memenuhi aspek keselamatan, seperti belum ramp check dan tidak memiliki asuransi, kami berikan peringatan dan surat pernyataan agar segera dilengkapi sebelum beroperasi kembali," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan pihaknya telah mempersiapkan pengaturan lalu lintas, terutama di masuk Cemorolawang.

Lebih lanjut, petugas akan melakukan pengecekan tiket kunjungan wisatawan sejak di wilayah pertigaan Cemorolawang menuju Seruni Point.

"Bagi kendaraan yang belum melakukan booking online akan diarahkan ke Seruni Point. Sedangkan, bagi yang sudah tapi jumlah tiket tidak sesuai dengan jumlah peserta (wisatawan) diarahkan ke Jalur Mentingen untuk penyesuaian," ujar dia.

Dia menyampaikan bagi kendaraan wisata yang telah melakukan pemesanan tiket dan sesuai dengan jumlah wisatawan akan diarahkan langsung masuk menuju kawasan TNBTS.

"Melakukan proses pemindaian barcode tiket yang dilakukan di pintu masuk resmi TNBTS di Cemorolawang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Polsek Pasar Minggu Kenalka...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.