Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Workshop Eco Pounding Somerset Kencana Bikin Peserta Melek Alam: Kreatif dan Ramah Lingkungan

📅 Kamis, 04 Des 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Workshop Eco Pounding Somerset Kencana Bikin Peserta Melek Alam: Kreatif dan Ramah Lingkungan Doc: Istimewa

JAKARTA - Somerset Kencana Jakarta kembali menunjukkan komitmennya pada keberlanjutan dengan menggelar Workshop Eco Pounding bersama UMKM Edith House. Acara ini menjadi bagian dari Somerset Sustainability Passport Programme 2025 yang diikuti tamu hotel, komunitas kreatif, hingga pecinta seni lingkungan. 

Workshop berlangsung hangat sejak awal dengan penjelasan mengenai teknik eco pounding, salah satu metode dasar ecoprint. Peserta diajak memahami cara memanfaatkan daun, bunga, dan batang sebagai pigmen alami yang bisa menghasilkan motif unik di atas kain. 

Proses eco pounding dilakukan dengan menata elemen alam lalu memukulnya perlahan menggunakan palu kayu. Teknik ini menunjukkan bagaimana warna alami muncul dari tumbuhan dan membentuk corak yang tidak bisa direplikasi, menjadikannya karya personal antara manusia dan alam. 

Sebagai mitra utama, Edith House turut membagikan perspektif tentang pentingnya ecoprint bagi gerakan keberlanjutan. Mereka menggunakan serat alami, limbah kulit, dan elemen alam Indonesia sebagai bahan utama, sekaligus menerapkan prinsip 3R dalam tiap proses produksi. 

Edith House juga menonjolkan pemberdayaan komunitas melalui pelibatan penjahit, pengrajin kulit, pengrajin patchwork, hingga teman difabel. Pendekatan ini dikuatkan oleh prinsip 3P: Planet, People dan Profit sebagai fondasi ekosistem kreatif dan inklusif. 

Peserta juga mendapat wawasan mendalam dari Edita, pendiri Edith House, terkait pengolahan limbah alami. Ia menjelaskan bagaimana daun dapat menjadi kompos, limbah warna bisa diproses ulang, hingga sisa kain dapat diubah menjadi kerajinan bernilai guna. 

"Workshop eco pounding ini bukan hanya tentang proses kreatif, tetapi juga tentang bagaimana kita memahami kembali hubungan kita dengan alam," ujar Residence Manager Somerset Kencana Jakarta, Bani Sasianto. 

Bani menegaskan bahwa melalui program keberlanjutan Somerset, pihaknya ingin menciptakan ruang bagi tamu dan komunitas untuk ikut dalam aktivitas bermakna. Ia menyebut kolaborasi dengan Edith House membuka jalan bagi langkah-langkah kecil yang berdampak positif bagi lingkungan. 

Sebaiknya Anda baca juga:

Somerset Kencana Jakarta berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat baru bagi peserta untuk lebih menghargai alam. Workshop menjadi ruang belajar dan refleksi bahwa seni, komunitas, dan lingkungan dapat berjalan harmonis dan saling menguatkan. 

Sebagai serviced residence premium di kawasan Pondok Indah, Somerset Kencana Jakarta terus memperluas program berbasis keberlanjutan. Properti ini dikenal dengan hunian kontemporer yang menawarkan unit lengkap dari 1-bedroom hingga 3-bedroom suite. 

Setiap unit dilengkapi ruang tamu luas, dapur lengkap, serta fasilitas modern yang cocok untuk tamu jangka pendek maupun panjang. Fasilitas pendukung seperti kolam renang outdoor, pusat kebugaran, restoran, dan ruang pertemuan menambah kenyamanan tamu yang ingin pengalaman lebih personal. 

Somerset Kencana Jakarta juga menawarkan akses strategis ke distrik bisnis hingga destinasi belanja dan kuliner. Lokasinya di Jalan Sultan Iskandar Muda mempermudah mobilitas tamu yang membutuhkan kenyamanan dan efisiensi dalam satu paket hunian. 

Melalui rangkaian program seperti Eco Pounding, Somerset Kencana menegaskan posisinya sebagai properti yang peduli lingkungan. Properti ini berkomitmen membuka ruang kolaborasi lebih luas bagi komunitas lokal untuk mendorong praktik hidup berkelanjutan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.