Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wisata Telaga Sarangan Masih Jadi Primadona Libur Sekolah di Magetan

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wisata Telaga Sarangan Masih Jadi Primadona Libur Sekolah di Magetan Doc: Antara Foto
Ket. Wisatawan menikmati libur sekolah dengan naik speed boat di Telaga Sarangan Magetan, Jawa Timur.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, Jawa Timur, menyebut kawasan Telaga Sarangan di lereng Gunung Lawu masih menjadi destinasi wisata favorit di kabupaten tersebut selama libur sekolah tahun 2025, Juni hingga pertengahan Juli ini.

Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disbudpar Magetan Didik Kurniawan, Sabtu, mengatakan Telaga Sarangan masih menjadi andalan yang terlihat dari meningkatnya kunjungan wisatawan ke objek wisata tersebut, terutama saat akhir pekan.

"Peningkatan kunjungan saat akhir pekan terpantau cukup signifikan dibanding hari biasa. Untuk weekday, jumlah pengunjung Telaga Sarangan masih di angka 2.000 hingga 3.000 orang per hari, hampir sama seperti hari-hari biasa. Namun saat akhir pekan, yang biasanya hanya 4.000 hingga 5.000, selama libur sekolah bisa naik menjadi 8.000 hingga 9.000 pengunjung," ujar Didik.

Menurutnya, peningkatan kunjungan tersebut dipengaruhi oleh banyak masyarakat yang ingin menikmati liburan di tempat wisata alam. Tren serupa juga terjadi di beberapa destinasi lain di sekitar Telaga Sarangan, seperti Mojosemi Forest Park, Taman Wisata Genilangit, Kebun Bunga Refugia, hingga Randu Gede Hidden Paradise yang semuanya berkonsep alam terbuka di sekitar lereng Gunung Lawu.

"Konsep wisata alam masih jadi andalan Magetan. Beberapa lokasi yang tidak memungut biaya masuk justru semakin digemari, seperti Taman Wisata Genilangit, hingga area kuliner di sepanjang jalur tembus Sarangan–Cemorosewu. Wisatawan ingin menikmati udara sejuk sambil bersantai makan jagung bakar," katanya pula.

Disbudpar Magetan terus berupaya mendorong peningkatan kunjungan wisata melalui berbagai kanal promosi, baik secara luring maupun digital.

"Kami banyak menggelar event di kawasan Sarangan untuk menarik wisatawan. Selain itu, kami juga aktif memperbarui informasi lewat media sosial dan bekerja sama dengan sejumlah influencer lokal untuk promosi," kata Didik.

Ia juga menyampaikan imbauan kepada para pelaku usaha jasa wisata untuk memperhatikan aspek kenyamanan dan keberlanjutan sesuai dengan edaran dari Kementerian Pariwisata.

Disbudpar Magetan berharap pada akhir pekan terakhir libur sekolah ini, masyarakat tetap antusias berwisata di daerah Magetan, sebelum kemudian aktif masuk sekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

44 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.