Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspadai Peningkatan Kasus Demam Berdarah di Kota Tangerang

📅 Selasa, 03 Jan 2023, 07:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspadai Peningkatan Kasus Demam Berdarah di Kota Tangerang Doc: ANTARA/HO
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini Anggraeni.

Tangerang - Dinas Kesehatan Kota Tangerang Banten meminta masyarakat mewaspadai peningkatan kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) menyusul datangnya musim penghujan melalui kebersihan lingkungan.

"Ada peningkatan kasus meski tak signifikan tetapi harus tetap diwaspadai lantaran adanya mobilitas orang cukup besar di libur Natal dan Tahun Baru ini, yang ke kampung halaman," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini Anggraeni di Tangerang Senin (2/1)

Ia mengatakan peningkatan mobilitas ini mempunyai risiko atau juga ada orang yang mobilitas liburan di daerah-daerah yang menjadi endemi malaria.

"Penyakit ini sama-sama ditularkan melalui nyamuk. ini perlu diperhatikan khusus, diwaspadai dan dijaga bersama-sama. Dengan kondisi cuaca saat ini, masyarakat harus lebih peduli terhadap kesehatan dan kekebalan tubuh. Segera periksakan diri, jika terjadi demam tinggi yang naik turun. Segera tes di layanan kesehatan terdekat," katanya.

Ia pun membagikan tips pencegahan DBD yang bisa dilakukan masyarakat Kota Tangerang di antaranya memasang kasa ataupun jaring anti nyamuk di ventilasi di pintu ataupun jendela rumah agar nyamuk dari luar tidak masuk ke rumah. Lalu memasang kelambu untuk mencegah nyamuk menyelinap masuk pada senja hari, yaitu ketika nyamuk mulai ke luar.

"Lindungi diri dengan lotion ataupun krim anti nyamuk, kalau bisa bawa ke mana pun pergi. Keempat, rajin menguras bak mandi atau ember penampungan air seminggu sekali, karena dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk, karena nyamuk aedes aegypti bisa bertelur di bak. Kelima, bersihkan seluruh wadah yang menampung air untuk memutus siklus nyamuk seperti dispenser, pot bunga air dan lainnya," katanya.

Masyarakat juga diimbau jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama, hal tersebut memicu nyamuk sering hinggap karena nyamuk suka aroma tubuh manusia. Cara lainnya adalah menanam tanaman anti nyamuk, seperti lavender, papermint, tapak dara hingga serai wangi.

"Pastikan menjaga daya tahan tubuh, supaya tidak mudah sakit, termasuk tidak mudah terkena DBD. Makan teratur dan konsumsi vitamin mineral, misalkan dari sayur-sayuran, buah-buahan ataupun dari suplemen makanan. Selain itu, olahraga teratur misalkan 30 menit sehari, bisa jogging, bersepeda dan juga pastikan istirahat ataupun tidurnya cukup," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

15 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.