Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wanoja Coffee Mempekerjakan Ibu-ibu Sekitar dalam Pemrosesan Biji Kopi

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 16:31 WIB | Oleh:
Wanoja Coffee Mempekerjakan Ibu-ibu Sekitar dalam Pemrosesan Biji Kopi Doc: (ANTARA/Fitra Ashari)
Ket. Wanoja Coffee mempekerjakan ibu-ibu untuk menyortir biji kopi yang telah dijemur di Wanoja Coffee, Garut, Jawa Barat, Selasa (1/10).

BANDUNG- Wanoja Coffeemempekerjakan ibu-ibu di lingkungan sekitar fasilitas produksinya dalam pemrosesan biji kopi, termasuk dalam penyortiran biji kopi secara manual.

"Hand pickitu kanfinishing, kalau enggak ada nanti barangnya itu biasanya masih terlalu banyak yang harus disortir, karena kami produkspecialtyjadi sangat berpengaruh," kata pemilik Wanoja Coffee Satrea Amambi kepada ANTARA pada Kamis (3/10).

Menurut dia, ibu-ibu di lingkungan sekitar kebun kopi Wanojadi Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, dipekerjakan untuk menyortir biji kopi berdasarkan ukuran.

"Proseshandpickuntuk memilih biji kopi dengandensity grinderdansize grinder. Setelah itu masuk ke prosesqualitycontroldan didistribusikan," katanya.

Satrea mengatakan bahwa pekerja di fasilitas produksinya ada yang sudah menetap selama satu tahun dan ada yang baru bergabung pada masa panen, sekitar tiga sampai empat bulan terakhir.

Ibu-ibu yang membantu penyortiran biji kopi di fasilitas produksi WanojaCoffee, menurut dia, sebelumnya sudah dibekali pengetahuan mengenai cara memilih biji kopi.

"Kami hanya mengajarkan mana saja yang harus dipisahkan," katanya.

Ia menyampaikan bahwa syarat untuk bekerja di fasilitas produksiWanojahanya satu, yakni sudah berusia di atas 17 tahun.

Pekerja penyortir biji kopi diupah Rp75.000 sampai Rp115.000 per orang dalam sehari kerja, selama delapan jam kerja. Perusahaan akan memberikan tambahan upah jika pekerja harus lembur.

Saat panen kopi,Wanoja Coffee memperkerjakan sekitar 20 perempuan untuk membantu pemilihan biji kopi.

Di samping memilih biji kopi, ibu-ibu juga dilibatkan dalam pemetikan, pencucian, dan penjemuran buah kopi.

"Kalau di luar sebelum pengolahan, untuk pemetikan ceri biasanya ibu-ibu banyak bantu juga, bahkan di kebun kalau untuk perawatan itu ada ibu-ibu juga yang ikut kerja," kata Satrea. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.