Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenag Ajak Tokoh Lintas Agama Terus Rawat Kerukunan di Indonesia

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 15:40 WIB | Oleh:
Wamenag Ajak Tokoh Lintas Agama Terus Rawat Kerukunan di Indonesia Doc: ANTARA/HO-Kemenag Sumut
Ket. Wakil Menteri Agama RI Dr Romo HR Muhammad Syafi’i SH MHum membuka Internalisasi Ajaran Agama Penguatan Forum Kerukunan Umat Beragama dan Tokoh Agama dalam Merawat Kerukunan dan Harmoni di Indonesia Merespon Isu Global di Medan, Selasa (15/7)

Medan, 15/7 (ANTARA) - Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI  Romo HR Muhammad Syafi’i mengajak tokoh lintas agama untuk terus merawat kerukunan di wilayah Indonesia.

"Ada upaya pihak tertentu memprovokasi umat melalui narasi sektarian, ajakan berjihad tanpa konteks, serta hoaks yang berpotensi memecah belah umat," ucap Romo dalam 'Internalisasi Ajaran Agama Penguatan Forum Kerukunan Umat Beragama dan Tokoh Agama dalam Merawat Kerukunan dan Harmoni di Indonesia Merespon Isu Global' di Medan, Selasa.

Wamenag menjelaskan, Indonesia memiliki kekayaan beragam, seperti agama, ras, suku, dan budaya yang telah membuktikan kekayaan tersebut membuat masyarakat hidup berdampingan serta tercipta perdamaian.

Oleh karena itu, lanjut Romo, diharapkan kedamaian dan kerukunan yang harmonis di Indonesia terus dapat menjadi contoh bagi dunia.

Wamenag mengatakan, saat ini negara menghadapi tantangan kerukunan yang semakin kompleks, seperti di tingkat lokal sengketa rumah ibadah, penolakan aktivitas ibadah hingga penyebaran ujaran kebencian di media sosial.

"Untuk itu, saya tegaskan kerukunan antarumat beragama adalah tanggung jawab kolektif. Moderasi beragama menjadi strategi utama menjaga harmoni dan ketahanan sosial bangsa," tegas Romo.

Romo mengungkapkan data pemantauan Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) menunjukkan, Sumatera Utara salah satu provinsi memiliki potensi gesekan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang harus diantisipasi bersama.

"Tahun lalu, ada catatan kasus polemik rumah ibadah di Kabupaten Deli Serdang. Alhamdulillah, berhasil kita selesaikan melalui mediasi FKUB," ucapnya.

Wamenag berharap forum ini dapat menghasilkan rumusan kebijakan yang aplikatif, rekomendasi strategis, dan praktik baik dapat diterapkan di daerah di Indonesia.

"Mari bersama-sama kita perkuat komitmen menjaga kerukunan umat beragama sebagai sumbangsih nyata bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tutur Romo.

Kepala PKUB Kemenag RI Muhammad Adib Abdushomad mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut rapat terbatas Presiden RI Probowo Subianto bersama kementerian menggelorakan pesan perdamaian.

"Kegiatan ini nantinya akan ditindaklanjuti pelaksanaan Silaturahmi Nasional pada 5 sampai Agustus 2025 yang akan dibuka oleh Bapak Presiden Probowo di Istana Negara," kata Adib.

Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenkopolkam Purwito Hadi Wardhono menekankan, bahwa pentingnya bangsa Indonesia untuk mensyukuri keragaman, menjaga persatuan, dan menjaga kesatuan.

"Saya berpesan kepada forum kerukunan umat beragama ini, dan tokoh agama agar berperan aktif untuk memperkuat jati diri bangsa melalui ideologi Pancasila serta menjaga kesatuan di tengah isu global," jelas Purwito.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.