Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Mataram Angkat Gerbang Sangkareang

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 16:38 WIB | Oleh:
Wali Kota Mataram Angkat Gerbang Sangkareang Doc: pwi

JAKARTA- Wali Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Mohan Roliskana bakal menerima trofi Abyakta - Anugerah Kebudayaan PWI Pusat pada puncak Hari Pers Nasional (HPN), 9 Februari 2026. Setelah berhasil mempertahankan proposalnya (9/1/2026) : “Gerbang Sangkareang” sebagai landmark budaya yang menyatukan tradisi Sasak dan arsitektur modern.

Mohan menjadi  Wali Kota Mataram periode 2021-2024 dan 2024-2029. Lahir di Mataram, 16 November 1972. Menempuh Pendidikan SMA Ampenan, Mataram,1991; Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Jurusan Ilmu Komunikasi, 1998, dan Universitas Mataram, Magister Ilmu Hukum, 2007. 

Kariernya dimulai sebagai PNS Pemerintah Kota Mataram, 1999 – 2010; Wakil Wali Kota Mataram,  periode  2010-2015 dan  2016 -2021; kemudian menjadi Wali Kota Mataram dua periode. Di kancah politik, ia menjadi Ketua DPD Partai GOLKAR Provinsi NTB periode 2025-2030.

Simbol Lumbung Kehidupan

Mohan menjelaskan Gerbang Sangkareang adalah simbol lumbung kehidupan sebagai simbol identitas, kreativitas, dan kebanggaan Kota Mataram. Gerbang tersebut sebuah mahakarya arsitektur yang merepresentasikan identitas, dinamika budaya, dan visi masa depan Kota Mataram.

“Gerbang Sangkareang mengangkat konsep “lumbung kehidupan”, ikon agraris masyarakat Sasak yang melambangkan kesejahteraan, ketahanan, dan kebersamaan,” ujarnya di depan dewan juri. 

Dewan Juri AK PWI Pusat – HPN 2026 yang terdiri dari tokoh nasional lintas seni, budaya, dan pers, yakni Ketua merangkap anggota Yusuf Susilo Hartono (Wartawan senior, pelukis, penyair, Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat), Dr. Nungki Kusumastuti  (Dosen IKJ, penari, artis film), Agus Dermawan T. (Pengamat seni budaya, penulis buku, penerima Anugerah Kebudayaan RI), Sudjiwo Tejo (Seniman, budayawan, mantan wartawan, Tim Pakar PWI Pusat), Akhmad Munir (Dewas LKBN Antara, Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030), masing-masing sebagai anggota. 

Melahirkan Ekspresi Turunan

Motif lumbung dalam Gerbang Sangkareang tersebut, menurut Mohan, diterjemahkan ke dalam desain visual kontemporer, memadukan nilai tradisi dengan arsitektur modern. Hasilnya adalah sebuah penanda ruang sekaligus penanda makna kota. Sehingga landmark tersebut bukan hanya memperindah lanskap urban, tetapi juga menegaskan jati diri Mataram.

Lebih dari karya fisik, tambahnya, Gerbang Sangkareang turut menggerakkan ekosistem kreatif kota, melahirkan ragam ekspresi turunan seperti batik motif lumbung, kriya logam, desain publik, hingga identitas visual kota. 

Ia menyadari bahwa peran pers dan media memperluas gaung karya para pelaku kreatif setempat, sehingga produk budaya Mataram semakin dikenal luas.

Dalam perspektif pengembangan kota, Gerbang Sangkareang hadir bukan sekadar keputusan estetika, melainkan bagian dari upaya membangun sense of place, roh dan karakter kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.