Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Layanan Kesehatan Inklusif untuk Penyandang Disabilitas

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 09:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wakil Wali Kota Kupang Dorong Layanan Kesehatan Inklusif untuk Penyandang Disabilitas Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis, pentingnya layanan kesehatan inklusif bagi penyandang disabilitas untuk memastikan hak kesehatan yang setara bagi semua warga.

Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis mendorong pelayanan kesehatan inklusif bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk tercipta kota yang lebih inklusif, humanis, dan setara.

“Saya ingin agar puskesmas dan rumah sakit memiliki aksesibilitas yang layak, mulai dari ramp bagi pengguna kursi roda, pendampingan bagi tunanetra, hingga running text bagi teman-teman tuli saat berkonsultasi dengan dokter. Pelayanan harus benar-benar inklusif, bukan hanya indah di atas kertas,” katanya dalam keterangan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (22/5).

Dia mengatakan hal ini dalam kegiatan "Peningkatan Kapasitas Perspektif Disabilitas dan Review SOP Puskesmas" digelar Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI).

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang mendukung penyandang disabilitas, termasuk melalui visi-misi yang sejak awal berpihak pada kelompok rentan ini.

Salah satu upaya nyata yang tengah dikaji, katanya, pengangkatan staf khusus dari kalangan disabilitas untuk memberi masukan dalam penyusunan kebijakan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Ia mengapresiasi kegiatan diinisiasi HWDI itu, sebagai langkah konkret menuju Kota Kupang lebih humanis, setara, dan inklusif, terutama dalam memperjuangkan hak penyandang disabilitas, khususnya perempuan.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada HWDI yang terus memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas dan menjadi suara bagi mereka yang kerap tidak terdengar," katanya.

Ia menyebut data menunjukkan sekitar 9,4 persen perempuan penyandang disabilitas masih memiliki akses yang terbatas terhadap layanan kesehatan reproduksi.

"Ini bukan sekadar angka, tapi gambaran tentang tantangan besar yang masih harus kita benahi bersama,” ujarnya.

Untuk itu, ia mendorong hasil diskusi dan pelatihan dalam kegiatan ini dapat dilaporkan langsung kepada dirinya agar menjadi dasar kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Ia meminta jajaran tenaga kesehatan terus meningkatkan kapasitas dalam memberikan layanan ramah disabilitas serta memastikan fasilitas kesehatan, seperti puskesmas dan rumah sakit, lebih aksesibel.

Ketua Umum HWDI Revita Alvi menjelaskan kegiatan ini bagian dari inisiatif HWDI yang telah hadir di 34 provinsi dan 126 kabupaten/kota di Indonesia.

Sejak 2024, HWDI aktif mengadvokasi isu kesehatan, terutama kesehatan reproduksi, melalui Koalisi PRIMA (Peningkatan Representasi dan Inklusi Perempuan dalam Anggaran).

Ia menjelaskan fokus pelatihan ini membangun perspektif disabilitas serta etika dalam berinteraksi dengan penyandang disabilitas bagi tenaga kesehatan dan pemangku kebijakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.