Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waduh! Siswa di Sragen Gagal PTS Karena Banjir

📅 Kamis, 02 Mar 2023, 18:24 WIB | Oleh:
Waduh! Siswa di Sragen Gagal PTS Karena Banjir Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Para siswa dievakuasi menggunakan perahu karet pada banjir di Sragen, Kamis (2/3).

SRAGEN - Ratusan siswa di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah gagal mengikuti penilaian tengah semester (PTS) karena banjir yang menggenangi sekolah mereka.

Salah satu sekolah yang terkena banjir sejak Kamis pagi yakni SDN Gentanbanaran 2. Kepala SDN Gentanbanaran 2 Nita Setyorini di Sragen, Kamis mengatakan banjir terjadi sebagai dampak hujan yang terjadi sejak Rabu (1/3) sore hingga malam.

Selain intensitas hujan yang cukup tinggi, dikatakannya, banjir juga terjadi karena luapan Sungai Bengawan Solo. Akibatnya sejak Kamis dini hari air mulai masuk ke lingkungan sekolah.

"Ini kemarin kan hujan deras. Jadi tadi malam sekitar jam 01.00-02.00 WIB itu banjir sudah mulai karena luapan dari Bengawan Solo," katanya.

Akibat dari kejadian tersebut, para siswa tidak dapat masuk ke ruangan kelas karena terhalang banjir sehingga kegiatan belajar mengajar tidak dapat dilakukan.

Oleh karena itu, terpaksa sekolah meliburkan para siswa, termasuk siswa yang seharusnya mengikuti PTS.

"Sebenarnya hari ini PTS, karena keadaan tidak mengizinkan, sekolah banjir. Ini PTS terpaksa saya undur, menanti surut," katanya.

Selain SDN Gentanbaran 2, sekolah lain yang juga terkena banjir yakni SDN Gentanbaran 1 dan TK Dharma Wanita. Ketiga sekolah ini terletak di Kecamatan Plupuh yang tidak jauh dari Sungai Bengawan Solo.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen Agus Cahyono mengatakan sejumlah wilayah di Kabupaten Sragen yang terendam banjir akibat meluapnya air di Sungai Bengawan Solo, di antaranya Kecamatan Masaran, Plupuh, Sidoharjo kota, Sukodono, Gesi, dan Tanon.

Ia mengatakan banjir terjadi sejak Rabu (1/3) malam. Untuk ketinggian air bervariasi.

"Ada yang sampai 80 cm, itu wilayah sangat cekung. Kemarin ada laporan sampai 1 meter karena memang wilayahnya sangat cekung," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.