Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Usut Tuntas, Polres Sampang Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Toilet Rumah Sakit

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Usut Tuntas, Polres Sampang Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Toilet Rumah Sakit Doc: ANTARA/HO-Polres Sampang
Ket. Petugas medis RSUD Sampang memeriksa bayi dalam kondisi meninggal dunia yang ditemukan di toilet IGD RSUD Sampang, Selasa (29/8/2023).

Sampang - Usut tuntas, Aparat Kepolisian Resor Sampang, Jawa Timur, berhasil mengungkap pelaku pembuangan bayi di toilet Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah dr.Mohammad Zyn, Sampang.

"Pelaku pembuangan bayi merupakan ibu dari sang bayi tersebut asal Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang," kata Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto dalam konferensipers di Sampang, Selasa.

Sebelumnya, pada Selasa pagi, sejumlah pengunjung dan petugas medis RSUD Sampang dihebohkan dengan penemuan bayi di toilet IGD rumah sakit itu.

Pihak rumah sakit langsung melaporkan temuan itu kepada Polres Sampang dan polisi langsung melakukan penyelidikan.

"Tim intelijen kami terjunkan untuk mengumpulkan informasi, mendata pasien yang dirawat di rumah sakit, dan akhirnya ditemukan bukti petunjuk tentang pelaku," kata Sujianto.

Hasil penyelidikan tim di lapangan mengarah kepada satu orang yang datang ke rumah sakit untuk berobat dalam kondisi hamil.

"Dari data petunjuk ini, kami lalu melakukan penyelidikan, melakukan pemeriksaan terhadap kerabat dan orang tua si ibu hamil itu, termasuk kepada yang bersangkutan. Hasilnya ternyata memang benar," katanya.

Sujianto menjelaskan bayi yang dibuang di toilet IGD RSUD Sampang itu masih berusia lima bulan dengan jenis kelamin laki-laki. Bayi itu merupakan anak dari perempuan berinisial A asal Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang.

Bayi itu merupakan hasil dari hubungan di luar nikah dengan pasangannya, sehingga A mencoba untuk menggugurkannya dengan meminum obat.

Obat khusus menggugurkan kandungan itu diminum di rumah pelaku di Kelurahan Dalpenang dan berselang beberapa menit dia mengalami reaksi sakit perut yang luar biasa.

"Saat yang bersangkutan sakit perut, dia dilarikan ke RSUD untuk berobat dengan diantar oleh nenek dan ibu," kata Ipda Sujianto.

Kemudian saat baru tiba di ruang IGD RSUD Sampang, A langsung ke kamar mandi seorang diri dan melahirkan tanpa bantuan keluarga dan tenaga medis.

Setelah itu, dia meletakkan bayinya di toilet dalam kondisi sudah meninggal dunia.

"Kejadian yang menimpa si A ini tidak diceritakan oleh yang bersangkutan ke tenaga medis di RSUD Sampang," katanya.

Atas perbuatannya itu, ibu bayi diancam dengan Pasal 306 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.