Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upaya Inklusi Keuangan Dinilai OJK Mampu Perluas Akses Ekonomi Rakyat

📅 Senin, 27 Okt 2025, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upaya Inklusi Keuangan Dinilai OJK Mampu Perluas Akses Ekonomi Rakyat Doc: Antara
Ket. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi di Financial Expo (FinExpo), Surabaya, Jumat (24/10.

Surabaya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan upaya pemerintah dan para pemangku kebijakan untuk memperluas inklusi keuangan telah mampu menciptakan akses keuangan baru bagi masyarakat Indonesia.

“Sebagai informasi yang sangat menggembirakan, telah berhasil dibuka akses keuangan baru untuk masyarakat Indonesia,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dalam keterangan di Surabaya, Minggu (26/10).

Friderica mencatat hingga kini terdapat rekening baru dibuka di bank sebanyak 3.550.000 rekening baru, atau meningkat 0,27 persen dari pelaksanaan tahun lalu.

Selain itu, kata dia, yang melonjak fantastis adalah di pasar modal yaitu adanya pembukaan 643.000 rekening investasi baru atau naik hingga 310 persen dari tahun sebelumnya.

Dari industri asuransi pun luar biasa yakni telah dibuka 951.000 polis asuransi baru atau naik sekitar hampir 30 persen dari capaian tahun lalu serta 1,47 juta rekening perusahaan pembiayaan yang baru.

Selanjutnya, OJK mencatat terdapat 5 juta rekening pergadaian baru yang naik 45 persen dari tahun sebelumnya serta 720.000 akun financial technology (fintech) yang baru.

Friderica menuturkan pencapaian ini merupakan hasil dari upaya dalam mendorong inklusi keuangan masyarakat yang dilaksanakan secara bertanggung jawab.

“(Inklusi keuangan yang bertanggung jawab) artinya kita selalu memberikan produk yang sesuai dengan profil risiko dari calon konsumen tersebut dan kita memastikan pelindungan konsumen kepada seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Ia menyebutkan selama periode 2025 telah dilakukan inklusi keuangan di 37 kantor OJK di seluruh Indonesia dengan capaian 10.874.634 peserta dari seluruh Indonesia atau meningkat 67,87 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

“Saya bisa sampaikan bahwa di Bulan Inklusi Keuangan ini saja sudah dilakukan 5.182 kegiatan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Friderica mengatakan beragam kegiatan dilaksanakan demi mencapai target 98 persen inklusi keuangan pada 2045 dan kini literasi keuangan telah mencapai 66,46 persen sedangkan dan inklusi 80,50 persen.

“Untuk inklusi secara lebih luas bahkan sudah mencapai angka yang sangat baik yaitu 92 persen,” katanya.

Ia memastikan upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan akan dilakukan secara merata sesuai dengan prinsip no one left behind termasuk bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

Kita memiliki prinsip no one left behind, artinya dalam kita melakukan edukasi, literasi, dan inklusi, tidak ada seorang pun yang boleh ketinggalan,“ kata Friderica.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.