Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Universitas Bangka Belitung Hasilkan Probiotik untuk Menyehatkan Ternak

📅 Jumat, 31 Mar 2023, 20:00 WIB | Oleh:
Universitas Bangka Belitung Hasilkan Probiotik untuk Menyehatkan Ternak Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Dosen Agri Bisnis UBB, Rufti Puji Astuti (kiri), beserta tim peneliti Probiotik FM UBB dalam acara press tour Merdeka Belajar, di Pangkalpinang, Jumat (31/3).

PANGKALPINANG - Universitas Bangka Belitung (UBB) menghasilkan probiotik agar hewan ternak sehat dan gemuk, khususnya sapi, dengan nama Probiotik FM UBB. Probiotik yang dihasilkan oleh tim peneliti dipadukan dengan bungkil sawit yang sangat melimpah di bangka belitung.

"Probiotik ini bertujuannya supaya pencernaan sapi terlindungi dan sapi lebih sehat dan gemuk," ujar Dosen Agro Bisnis UBB, Rufti Puji Astuti, dalam acara press tour Merdeka Belajar, di Pangkalpinang, Jumat (31/3).

Dia mengatakan, pembuatan probiotik berawal dari persoalan pakan ternak yang sebagian besar adalah barang impor, seringkali tak terjangkau oleh para peternak. Akhirnya para petani banyak memberi makan hewan ternak khususnya sapi dari limbah sawit bernama bungkil, meski kurang menyehatkan bagi hewan ternaknya.

"Hal itu menjadi perhatian tersendiri tim peneliti UBB, hingga menginspirasi untuk menambahkan probiotik dalam proses pembuatan pakan ternak berbahan bungkil sawit yang sangat melimpah di Bangka Belitung," jelasnya.

Sebagai informasi, penelitian probiotik meraih pendanaan pendidikan tinggi skema matching fund dalam platform Kedaireka pada 2021 dan 2022. Adapun kerja sama dilakukan bersama CV Dua Agri Mandiri (DAM) dengan salah satu fasilitas menggunakan laboratorium dan sapi sebagai subyek penelitian.

Rufti menerangkan, probiotik bentuk cairan dapat digunakan pada hewan ternak. Di dalamnya, terdapat beberapa jenis bakteri asam laktat yang berperan penting dalam proses fermentasi.

"Pada manusia, bakteri asam laktat ini sering ditemukan pada produk makanan ataupun minuman fermentasi. Bakteri ini memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan," katanya.

Dia mengatakan, probiotik tersebut berasal dari limbah sawit mengandung beberapa seperti bakteri asam laktat (BAL) dengan jumlah bakteri 1.010-1.011 cfu/ml. Bakteri tersebut berasal dari hasil isolasi mikroba.

Rufti menyebut, saat ini probiotik hasil penelitian UBB telah dimanfaatkan para peternak. Dia berharap probiotik tersebut bisa menjadi industri turunan yang termasuk dalam industri pengolahan pakan.

"Saat ini kami masih menunggu izin edar produk dari Kementerian Pertanian. Kalau sudah keluar izin edar maka produk bisa dijual ke masyarakat luas," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

15 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.