Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UIN Datokarama Palu Cetak 1.193 Guru Profesional dari 31 Provinsi

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 16:13 WIB | Oleh:
UIN Datokarama Palu Cetak 1.193 Guru Profesional dari 31 Provinsi Doc: ANTARA/HO-UIN Datokarama Palu
Ket. Seorang lulusan guru profesional berjabatangan dengan para dosen setelah dinyatakan lulus program Pendidikan Guru Profesi (PPG) di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Minggu (28/9).

Palu -- Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah mencetak 1.193 orang guru profesional dari 31 provinsi di Indonesia melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan batch atau kelompok satu tahun 2025.

"Sebaran peserta PPG menunjukkan betapa PPG dalam jabatan bukan hanya program akademik, tetapi juga menjadi jembatan persatuan bagi para pendidik dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote," kata Dekan Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Palu Prof Saepuddin Mashuri pada pengukuhan guru profesional berlangsung di Palu, Minggu.

Ia mengemukakan guru adalah figur sentral dalam dunia pendidikan, bukan hanya sebagai pengajar tetapi juga pendidik, teladan, dan inspirator.

Lewat pengukuhan diharapkan para guru yang telah lulus PPG dapat mengimplementasikan ilmu yang telah didapat dalam proses belajar mengajar di sekolah.

"Para lulusan PPG tidak hanya sekadar membawa sertifikat pendidik, tetapi juga membawa komitmen moral untuk menghadirkan pendidikan yang dapat menumbuhkan generasi emas Indonesia 2045," ujarnya.

Ia berpesan dari pembelajaran peningkatan profesionalitas, guru harus berintegritas dan berkarakter mulia berbasis cinta, gunakan ilmu yang telah diperoleh untuk mendidik dengan hati, serta menjaga nama baik almamater UIN Datokarama Palu di manapun bertugas.

Status guru profesional yang telah diraih jadikan sebagai penyemangat dalam melaksanakan aktivitas belajar mengajar, termasuk pengalaman yang didapat selama penguatan profesi dapat ditularkan kepada tenaga pendidik lainnya, sekaligus menjadi inspirator di tempat bertugas.

"Mereka juga dituntut sebagai penyemangat siswa untuk giat belajar, karena status yang disamatkan sebagai guru profesional harus memiliki kecakapan, keterampilan dan inovasi dalam melaksanakan metode belajar mengajar di sekolah," tutur Saepuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.