Tudor Yakin Tottenham Bisa Selamat dari Degradasi Meski Dibantai Arsenal
📅 Selasa, 24 Feb 2026, 05:12 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON, INGGRIS – Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor, menegaskan masih ada cukup waktu bagi tim asuhannya untuk menghindari degradasi dari Liga Inggris, asalkan para pemain “tetap rendah hati” dan bekerja keras sebagai satu kesatuan.
Spurs baru saja menelan kekalahan telak 1-4 di kandang sendiri dari pemuncak klasemen sekaligus rival sekota, Arsenal, dalam derby London Utara yang berlangsung timpang. Kekalahan pada Minggu tersebut membuat Tottenham terpuruk di peringkat ke-16 klasemen, hanya terpaut empat poin dari zona degradasi.
Performa buruk dua kemenangan dalam 17 laga liga di bawah asuhan Thomas Frank berujung pada pemecatan pelatih asal Denmark itu awal bulan ini. Manajemen Spurs kemudian menunjuk Tudor dengan harapan ia mampu menghadirkan kebangkitan di tengah musim, seperti yang pernah dilakukannya bersama Juventus dan Lazio.
Tottenham terakhir kali bermain di luar kasta tertinggi sepak bola Inggris pada musim 1977-1978. Seusai laga perdananya sebagai pelatih, Tudor tetap optimistis timnya bisa menghindari degradasi musim ini.
“Tentu saja masih ada cukup waktu,” ujar Tudor. “Saya melihat gairah, saya melihat kemauan. Jadi saya tidak marah, karena mereka ingin melakukannya. Namun pada saat ini mereka belum mampu melakukan hal-hal yang perlu dilakukan.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih Kroasia berusia 47 tahun itu menegaskan sejak hari pertama kedatangannya, ia memiliki satu misi utama: memperbaiki situasi tim. “Saya sudah mengatakan sejak hari pertama di klub ini, saya datang ke sini untuk menyelesaikan masalah.”
Ia pun menekankan pentingnya sikap rendah hati sebagai fondasi kebangkitan Spurs.
“Tetap rendah hati, itu kunci bagi kita semua. Dan berusaha menjadi seperti yang saya katakan sebelumnya, sebuah tim, satu skuad, tim yang bekerja keras. Itu satu-satunya tujuan kami saat ini.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan kompetisi yang masih menyisakan sejumlah pertandingan, Tottenham kini berpacu dengan waktu untuk menghindari musim yang bisa tercatat sebagai salah satu yang paling kelam dalam sejarah modern klub London Utara tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!