Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Tawarkan Jet Tempur Siluman F-35 untuk India

📅 Sabtu, 15 Feb 2025, 05:57 WIB | Oleh:
Trump Tawarkan Jet Tempur Siluman F-35 untuk India Doc: Istimewa
Ket. Saat India berada di persimpangan jalan untuk rencana armada tempur masa depannya, AS baru saja menaikkan taruhannya dengan prospek pengiriman F-35.

WASHINGTON - Dalam pengumuman yang mengejutkan, Amerika Serikat Donald Trump pada hari Kamis (14/2), menawarkan jet tempur siluman F-35 selama kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Washington, demi menjalin lebih banyak kesepakatan pertahanan dan kerja sama strategis yang lebih dalam dengan New Delhi. 

Dari The War Zone, penawaran ini muncul pada saat Angkatan Udara India sedang mempertimbangkan pilihannya untuk membeli pesawat tempur baru, dengan berbagai jenis yang sudah dipertimbangkan. Di masa lalu, F-35 secara luas dianggap sebagai pilihan yang kurang mungkin, berdasarkan teknologinya yang sensitif dan fakta bahwa India mengoperasikan sejumlah besar sistem pertahanan Rusia yang canggih.

Tawaran itu juga disampaikan selama pameran udara internasional Aero India 2025, yang berlangsung di Pangkalan Angkatan Udara Yelahanka di Bengaluru, India barat daya, dan juga menampilkan F-35.

"Mulai tahun ini, kami akan meningkatkan penjualan militer ke India hingga miliaran dolar. Kami juga membuka jalan untuk akhirnya menyediakan jet tempur siluman F35 bagi India," kata Trump dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Narendra Modi, setelah pembicaraan bilateral mereka. 

Dari India Defence Research Wing, Lockheed Martin F-35 Lightning II, pesawat tempur generasi kelima yang paling banyak digunakan, ikut serta dalam edisi ke-15 Aero India, pameran kedirgantaraan dan pertahanan terbesar di Asia, di Pangkalan Angkatan Udara Yelahanka di Bengaluru awal bulan ini. Jet tempur ini mengintegrasikan kemampuan siluman canggih, kesadaran situasional yang tak 
tertandingi, dan kemampuan tempur berjaringan. 

Sebelumnya pada hari itu, Penasihat Keamanan Nasional AS, Michael Waltz, menemui Perdana Menteri Narendra Modi. Diskusi tersebut menyentuh cara-cara untuk lebih memperdalam Kemitraan Strategis Global Komprehensif India-AS, dengan fokus pada teknologi strategis, serta kerja sama industri pertahanan dan energi nuklir sipil dengan penekanan pada reaktor modular kecil, dan antiterorisme. 

Mereka juga membahas isu-isu internasional dan regional yang menjadi kepentingan bersama. 

Di Aero India, Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO), untuk pertama kalinya, memamerkan model skala penuh pesawat siluman generasi 5,5 pertama India, Advanced Medium Combat Aircraft (AMCA) yang dilengkapi dengan fitur-fitur mutakhir. 

Komite Kabinet Keamanan pada bulan Maret tahun lalu telah menyetujui proyek perancangan dan pengembangan pesawat jet tempur siluman generasi kelima Advanced Medium Combat Aircraft yang akan dilaksanakan oleh DRDO. 

Di bawah proyek sekitar Rs 15.000 crore, Badan Pengembangan Penerbangan Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan akan mengembangkan jet tempur siluman dan teknologinya dalam kemitraan dengan berbagai lembaga sektor swasta dan publik dan membangun sekitar lima prototipe dalam waktu sekitar lima tahun. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.