Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Sebut Utusan Khususnya akan ke Russia Minggu Depan, Jelang Batas Waktu Tarif AS

📅 Senin, 04 Agu 2025, 10:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Sebut Utusan Khususnya akan ke Russia Minggu Depan, Jelang Batas Waktu Tarif AS Doc: Axios
Ket. Utusan AS Steve Witkoff (kiri) bertemu Presiden Russia Vladimir Putin di Moskow pada bulan April 2025.

WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengonfirmasi pada hari Minggu (3/8), utusan khususnya Steve Witkoff akan mengunjungi Russia minggu depan, menjelang tenggat waktu sanksi AS dan meningkatnya ketegangan dengan Moskow.

Berbicara kepada wartawan, Trump juga mengatakan dua kapal selam nuklir yang dikerahkannya menyusul pertikaian daring dengan mantan presiden Russia Dmitry Medvedev kini berada "di kawasan tersebut."

Trump belum menjelaskan apakah yang ia maksud adalah kapal selam bertenaga nuklir atau bersenjata nuklir. Ia juga tidak merinci lokasi penempatan yang tepat, yang dirahasiakan oleh militer AS.

Ancaman nuklir itu muncul di tengah tenggat waktu yang ditetapkan Trump pada akhir minggu depan bagi Russia untuk mengambil langkah-langkah guna mengakhiri perang Ukraina atau menghadapi sanksi baru yang tidak ditentukan.

Pemimpin Partai Republik mengatakan Witkoff akan berkunjung "Saya kira minggu depan, Rabu atau Kamis."

Presiden Russia Vladimir Putin telah bertemu Witkoff beberapa kali di Moskow, sebelum upaya Trump memperbaiki hubungan dengan Kremlin terhenti total.

Ketika wartawan bertanya apa pesan Witkoff kepada Moskow, dan apakah ada yang bisa dilakukan Russia untuk menghindari sanksi, Trump menjawab: "Ya, buatlah kesepakatan yang menghentikan orang-orang terbunuh."

Tarif Sekunder

Trump sebelumnya mengancam langkah-langkah baru tersebut dapat berarti "tarif sekunder" yang menargetkan mitra dagang Russia yang tersisa, seperti Tiongkok dan India. Hal ini akan semakin menekan Russia, tetapi berisiko menimbulkan gangguan internasional yang signifikan.

Meskipun ada tekanan dari Washington, serangan Russia terhadap tetangganya yang pro-Barat terus berlanjut.

Putin, yang secara konsisten menolak seruan gencatan senjata, mengatakan pada hari Jumat ia menginginkan perdamaian tetapi tuntutannya untuk mengakhiri invasi hampir tiga setengah tahun "tidak berubah."

"Kita membutuhkan perdamaian yang langgeng dan stabil di atas fondasi yang kokoh yang akan memuaskan Rusia dan Ukraina, serta akan menjamin keamanan kedua negara," ujar Putin kepada para wartawan. 

Namun ia menambahkan bahwa "kondisi (dari pihak Russia) tentu saja tetap sama." 

Russia sering mendesak Ukraina untuk secara efektif menyerahkan kendali atas empat wilayah yang diklaim Moskow telah dianeksasi, sebuah tuntutan yang disebut Kyiv tidak dapat diterima.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.