Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNI Gagalkan Keberangkatan 17 Pekerja Migran Ilegal di Dumai

📅 Rabu, 08 Mar 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNI Gagalkan Keberangkatan 17 Pekerja Migran Ilegal di Dumai Doc: istimewa
Ket. Para calon pekerja migran Indonesia ilegal saat diamankan petugas gabung TNI di Pantai Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Senin (6/3/2023).

Dumai - Aparat gabungan dari TNI AL dan Bais TNI di Kota Dumai, Provinsi Riau, menggagalkan pengiriman 17 calon pekerja migran (PMI) secara ilegal di sekitar Pantai Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Senin (6/3).

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Stanley Lekahena di Dumai, Selasa (7/3), menjelaskan belasan warga calon tenaga kerja migran itu berasal Provinsi Aceh, NTB, Lampung dan sebagian dari Pulau Jawa.

Para PMI ilegal itu, kata Lekahena, ditemukan tim Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai sedang berkumpul di kawasan hutan kelapa sawit menunggu jemputan.

Ia mengatakan dalam upaya pencegahan orang berangkat ke Malaysia tanpa prosedur resmi ini juga turut diamankan belasan unitsmart phone, kartu identitas penduduk dan paspor serta dompet.

"Dalam pemeriksaan dilakukan tidak ada ditemukan barang terlarang atau ilegal lainnya. Calon pekerja migran ini merupakan korban sindikat. Selanjutnya kita serahkan ke Badan Perlindungan PMI setempat untuk proses lebih lanjut," kata Stanley.

Lekahenamenuturkan saat ditemukan di sebuah hutan dekat pantai, aparat tidak menemukan pelaku penanggung jawab atas penyelundupan orang itu karena diduga sudah kabur.

Menurut dia, calon PMI ilegal yang terdiri 15 orang laki laki dan dua perempuan ini mengeluarkan biaya kepada pelaku penyelundup atau calo berkisar Rp5 juta sampai Rp12 juta atau tergantung asal daerahnya.

"Keberhasilan penangkapan ini tidak terlepas dari informasi masyarakat dan kerja sama tim gabungan TNI dan antarinstansi terkait di wilayah Kabupaten Bengkalis," ujarDanlanal.

Ia menegaskan TNI AL memegang komitmen yang jelas dan tegas untuk tidak ada kompromi dengan segala bentuk upaya yang mengancam kedaulatan negara Indonesia, termasuk tindak pidana dan pelanggaran di laut.

Keberhasilan tim gabungan TNI tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia atau BP2MI Pusat Beny Ramdani dengan menyampaikan langsung melalauitayangan videoconferencedari Jakarta.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kerja sama TNI AL dalam upaya mencegah perdagangan orang ke luar negeri karena sangat merugikan bagi calon PMI.

"Penyelundupan orang ke luar negeri ini merupakan kejahatan luar biasa dan harus menjadi perhatian serius oleh seluruhstake holderterkait. Kami sampaikan pujian dan apresiasi tinggi kepada TNI AL atas kerja sama dan dukungan menjaga anak bangsa dan kedaulatan negara," ujarBeny Ramdani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

51 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.