Timnas Basket Putri Siap Berlaga di Asian Games 2022
📅 Senin, 04 Sep 2023, 23:33 WIB | Oleh: Ones
Doc: antara
Timnas bola basket putri Indonesia siap berlaga pada kompetisi olahraga terbesar di Asia yakni Asian Games 2022 di Hangzhou, China, meskipun mengalami banyak perubahan komposisi pemain.
Penanggung jawab timnas bola basket putri Indonesia Christopher Tanuwidjaja dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, mengatakan banyaknya perubahan komposisi pemain untuk Asian Games dikarenakan adanya regulasi yang harus dipatuhi dan juga sejumlah pemain mengalami cedera.
Pada Asian Games di Hangzhou China, tidak semua pemain naturalisasi bisa bermain karena panitia pelaksana menetapkan bahwa pemain naturalisasi yang bisa dimainkan hanya satu orang dan harus memiliki paspor negara tujuan minimal selama tiga tahun.
Regulasi ini menyandera Kimberley Pierre-Louis, pemain naturalisasi yang kerap menjadi andalan tim. Hal ini karena Kim belum genap tiga tahun menjadi warga negara Indonesia alias WNI.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Fokus kami saat ini adalah peraturan naturalisasi yang diperbolehkan oleh panitia pelaksana adalah satu orang dan sudah memiliki paspor selama tiga tahun. Sedangkan Kimberley baru mendapatkan paspor pada Desember 2020, sehingga belum genap tiga tahun saat kejuaraan berlangsung," kata Christopher.
Regulasi tersebut membuat timnas putri harus melakukan perubahan, Kimberley diganti dengan Peyton Whitted.
Selain itu, Christoper juga masih menunggu kondisi terkini Adelaide Callista Wongsohardjo. Salah satu pemain yang berkontribusi saat timnas putri meraih emas SEA Games 2023 Kamboja itu masih masa menjalani penyembuhan cedera patah telapak tangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami masih berharap Adelaide segera sembuh dari cedera patah telapak tangan dan kembali ke dalam tim," katanya.
Timnas putri tergabung di Grup C pada Asian Games Hangzhou 2022 bersaing dengan India, China, dan Mongolia.
Indonesia akan memulai bertanding melawan India pada 27 September di Shaoxing Olympic Sports Center Gymnasium.
Kemudian laga kedua melawan tim tuan rumah China pada 29 September di Hangzhou Olympic Sports Center Gymnasium. Selanjutnya melawan Mongolia pada 1 Oktober di Shaoxing Olympic Sports Center Gymnasium.
"Kami wajib menang melawan Mongolia. Kemudian untuk India, kami belum pernah bertemu, tapi kita akan tetap memberikan semua yang terbaik melawan mereka," jelasnya.
"Untuk melawan China, kami harus realistis. Level mereka agak jauh di atas kita. Jadi effort and focus kami saat ini harus lebih ke India dan Mongolia," tambah Christoper.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!