Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Timika Gencarkan Gerakan Bersih-bersih

📅 Jumat, 24 Mar 2023, 18:58 WIB | Oleh:
Timika Gencarkan Gerakan Bersih-bersih Doc: Istimewa
Ket. Maximus Tipagau bersama rekannya tengah membersihkan salah satu daerah wisata di Timika.

JAKARTA - Kebersihan merupakan salah satu bagian sadar wisata. Lebih dari itu, Timika mau berbenah untuk jadikan kebersihan sebagai salah satu bentuk perubahan yang lebih baik.

Maximus Tipagau, tokoh masyarakat dari Timika mencoba menggalakkan program tersebut. Baru-baru ini, Maximus bersama yayasannya yang bernama Yayasan Somatua mengajak masyarakat untuk melakukan aksi bersih-bersih.

Kegiatan itu dimulai dari Polres Mimika di Jl Cendrawasih menuju Jl Yos Sudarso lanjut ke Jl Belibis, dan berakhir di Jl Budi Utomo depan Diana Mall. Maximus turun langsung membersihkan sampah di parit dan jalanan.

"Fenomena penanganan sampah di Minika masih menjadi momok. Kami mengajak masyarakat untuk turun langsung demi menjaga kebersihan kota ini," kataMaximus dalam keterangan tertulisnyaJumat (17/3).

Usut punya usut, Maximus Tipagau yang juga selaku pendiri operator wisata Adventure Carstensz sudah lama melakukan hal tersebut. Dia melakukannya di tempat yang tidak biasa, di sekitar Puncak Carstensz di rangkaian Pegunungan Jayawijaya.

Hal itu pernah dilakukannya beberapa kali mulai tahun 2018. Maximus yang juga jadi pemandu wisata untuk pendakian ke salah satu Seven Summit Indonesia itu menegaskan kalau kebersihan merupakan hal wajib dalam sadar wisata.

"Bukan hanya pelaku wisata, tapi juga wisatawan harus menyadari hal itu. Gampangnya, kalau suatu daerah atau tempat wisata bersih maka siapa saja yang datang akan merasa nyaman. Masyarakat pun harus sadar akan kebersihan. Ini nilai-nilai yang harus diterapkan di seluruh kalangan," katanya.

Maka baginya, sadar wisata tidak melulu hanya sebatas 'ruang lingkup' pariwisata. Timikia, salah satu kota yang jadi destinasi tujuan wisata diharapkannya mampu mengelola sampah dengan sistem yang lebih baik.

"Di Timika ada atraksi suku Kamoro, wilayah pesisir Keakwa, dan juga jadi pintu masuk para pendaki untuk ke Puncak Carstensz. Maka gerakan bersih-bersih sekali lagi lebih dari sekadar sadar wisata," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.