Tim SAR gabungan hentikan pencarian dua penambang batu bara di Lebak
📅 Rabu, 01 Mei 2024, 16:11 WIB | Oleh: Sujar
Doc: .ANTARA/HO-BASARNAS
Rangkasbitung -- Tim Pencarian dan Pertolongan atau SAR gabungan menghentikan kegiatan pencarian dua penambang batu bara di Desa Pamumbulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak karena lokasinya rawan longsor.
"Kami bersama tim SAR gabungan lainnya sudah tiga hari melakukan pencarian dua korban penambang batu bara, namun tidak ditemukan dan akhirnya dihentikan," kata Kepala Seksi Operasional Basarnas Banten Heru Amir dalam keterangan tertulis yang diterima di Rangkasbitung, Rabu.
Penghentian pencarian bagi korban penambang batu bara atas nama Rohidi (24) dan Irwan (35) warga Kabupaten Lebak, karena lokasinya rawan longsor.
Tim SAR gabungan itu terdiri dari Basarnas Banten, Polri, TNI, Perusahaan Swasta, Relawan dan Masyarakat setempat.
Bahkan, pencarian kedua korban yang tertimbun di galian tambang batu bara dibantu menggunakan alat berat berupa excavator.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penggunaan excavator itu tidak membuahkan hasil untuk menemukan kedua korban yang terjebak dalam galian tambang tersebut.
Dengan demikian, keluarga korban memutuskan untuk menghentikan pencarian Rohidi dan Irwan, karena lokasinya rawan longsor.
Untuk menghentikan operasi SAR maka unsur- unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing- masing.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami secara resmi menghentikan pencarian kedua korban yang tertimbun galian batu bara, karena lokasinya rawan longsoran tanah," kata Heru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!