Tiga Calon Haji NTB Kloter 4 Kabupaten Bima Tidak Laik Terbang
📅 Sabtu, 25 Apr 2026, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mataram - Tiga calon haji Kloter 4 asal Kabupaten Bima, Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat direkomendasikan tidak laik terbang menuju Tanah Suci, Arab Saudi lantaran sakit.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB, Lalu Muhammad Amin membenarkan tiga jamaah haji kloter 4 asal Kabupaten Bima direkomendasikan tidak lain terbang.
"Ya, berdasarkan hasil pemeriksaan setelah dirujuk ke rumah sakit mendapat rekomendasi tidak laik terbang," ujarnya di Asrama Haji NTB di Mataram, Sabtu malam.
Ia mengatakan tiga calon haji yang tidak laik terbang berinisial MJ usia 55 tahun di diagnosa anemia berat. Ata usia 75 tahun di diagnosa Pneumonia, dan BIH usia 71 tahun di diagnosa Dementia dengan Psikotik.
"Untuk yang tiga ini sudah disiapkan pengganti dari Kota Mataram. Diambil yang terdekat karena kalau ambil lagi dari Bima terlalu jauh, sedangkan waktu sedikit," terang Lalu Amin.
Menurut Amin, meski Kloter 4 terdapat tiga jamaah direkomendasikan 3 orang tidak laik terbang, namun jumlah jamaah yang akan berangkat ke tanah suci, Arab Saudi tetap tidak akan berubah sama 393 orang.
"Jadi, jumlahnya tetap 393 orang meski ada yang tunda. Tapi kota sudah tetapkan tiga orang sebagai pengganti," ucapnya.
Lebih lanjut, Amin mengatakan dari hasil pemeriksaan dan pemetaan jamaah dengan status resiko tinggi (risti) sebanyak 73,42 persen. Dengan rincian risti berat 6,58 persen, risti sedang 35,95 persen, risti ringan 30,89 persen dan tidak risti 26,58 persen.
"Untuk keberangkatan jamaah Kloter 4 ini ke Arab Saudi akan dilakukan Sabtu malam ini," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!