Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tidak Selamanya El Nino Berdampak Buruk, Ini Buktinya Produksi Garam di Lombok Tengah Membaik

📅 Sabtu, 09 Sep 2023, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tidak Selamanya El Nino Berdampak Buruk, Ini Buktinya Produksi Garam di Lombok Tengah Membaik Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi
Ket. Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Kamrin.

Lombok Tengah - Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan, produksi garam pada musim kemarau atau dampak El Nino 2023 meningkat bisa mencapai 20 ribu ton per tahun bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Produksi garam 2022 mencapai 15 ribu ton, namun dampak El Nino 2023 ini bisa mencapai 20 ribu ton," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Muhamad Kamrin di Praya, Jumat.

Ia mengatakan, produksi garam 2022 memang menurun, karena musim kemarau tidak terlalu panjang atau musim hujan terlalu panjang. Berbeda dengan musim kemarau 2023 ini cuaca panas sangat mendukung para petani budidaya garam di Lombok Tengah.

Produksi budidaya garam memang sangat tergantung sama cuaca panas, sehingga produksi petani garam bisa meningkat apabila musim kemarau terjadi cukup panjang dan sebaliknya jika musim kemarau terlalu pendek produksi garam tentunya tidak banyak.

"Luas tambak budidaya garam di Lombok Tengah ini mencapai 54 hektar yang ada di Kecamatan Praya Timur dan Kecamatan Pujut," katanya.

Ia mengatakan, lahan budidaya garam di Lombok Tengah memang sangat terbatas, sehingga pada musim hujan para petani garam melakukan budidaya ikan atau udang di lokasi tambang garam tersebut.

"Ketika musim panas, baru mereka melakukan budidaya garam. Kalau musim hujan mereka budidaya ikan," katanya.

Selain itu, harga garam di Lombok Tengah saat ini cukup menguntungkan para petani garam Rp9 ribu per kilogram. Garam yang dihasilkan petani di Lombok Tengah saat ini banyak digunakan untuk industri, sehingga para petani garam sebelum panen telah ditunggu pembeli.

"Harga garam juga naik sekarang Rp9 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp5 ribu per kilogram," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.