Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

The Great Famine, Kelaparan Parah yang Pernah Melanda Irlandia

📅 Kamis, 06 Mar 2025, 06:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
The Great Famine, Kelaparan Parah  yang Pernah Melanda Irlandia Doc: Istimewa

The Great Famine atau disebut juga Great Hunger sebuah tragedi kelaparan pernah dialami Irlandia akibat penyakit yang melanda tanaman kentang. Berlangsung dari tahun 1845 hingga 1852 yang merupakan krisis sosial historis dan berdampak besar pada masyarakat dan sejarah secara keseluruhan.

1741189293_9b075fc3de843c755739.jpg

Monumen karya Rowan Gillespie yang memperingati Kelaparan Besar; di Dublin. Foto Istimewa

Irlandia memiliki budaya, bahasa, agama, dan masyarakatnya sendiri yang khas sebelum Inggris melakukan invasi berulang kali. Selama abad ke-16 dan ke-17, Inggris tidak hanya menaklukkan negara ini dengan kekuatan militer, tetapi di bawah Oliver Cromwell (1649–53) dan pasukannya, membunuh puluhan ribu orang.

Ia mengusir ratusan ribu orang lainnya dari tanah mereka di Irlandia Timur Laut (Ulster). Umat Katolik Irlandia ini kemudian dipindahkan secara paksa ke daerah berbatu dan terpencil di Irlandia Barat (Connaught), di mana tanah tersebut hanya cocok untuk tanaman kentang.

Tanah yang diambil dari umat Katolik Irlandia di Ulster ditawarkan kepada kaum Protestan dari Skotlandia dan Inggris untuk membujuk mereka pindah ke Irlandia. Kebijakan ini menciptakan kelompok pemukim Protestan yang cukup besar di Irlandia Utara yang setia kepada pemerintah Inggris.

Pada tahun 1695, Inggris memberlakukan serangkaian Hukum Pidana yang menolak hak-hak sipil dan hak asasi manusia bagi umat Katolik Irlandia, dan untuk semua tujuan praktis melarang agama Katolik di Irlandia, agama lebih dari 90 persen penduduk Irlandia. Bahasa Gaelik Irlandia juga dilarang.

Akhirnya, Undang-Undang Penyatuan tahun 1801 menghapuskan Parlemen Irlandia yang independen dan secara resmi menjadikan Irlandia bagian dari Kerajaan Inggris. Akibatnya, seluruh Irlandia diperintah oleh parlemen Inggris di London selama Kelaparan Besar (1845–52) dan tahun-tahun berikutnya, hingga tahun 1921 ketika Perjanjian Inggris-Irlandia membagi Irlandia.

Dari 32 daerah yang membentuk pulau Irlandia, 26 akhirnya menjadi Republik Irlandia yang independen setelah undang-undang tahun 1948, sementara 6 daerah yang membentuk Irlandia Utara, tetap menjadi bagian dari Kerajaan Inggris. Penyakit Bercak Kentang

1741189294_ca4e8be2e1d6be981e26.jpg

Ilustrasi Kentang terinfeksi penyakit busuk daun yang membuat rakyat irlandia kelaparan. Foto Istimewa

Laman Ireland’s Great Hunger Museum menyebutkan, Phytophthora infestans, jenis jamur yang menyerang tanaman kentang dan menyebabkan pembusukan cepat, menyerang untuk pertama kalinya di Amerika Serikat bagian timur pada musim panas tahun 1843. Spora jamur yang tidak terlihat terangkut ke Belgia melalui kargo yang terlihat berisi kentang yang tampaknya sehat.

Pada musim panas tahun 1845 jamur tersebut hidup kembali dan berkembang biak, menghancurkan tanaman kentang di Flanders, Normandy, Belanda, dan Inggris bagian selatan.Pada bulan Agustus tahun 1845, penyakit bercak tersebut tercatat di Kebun Raya Dublin.

Dalam waktu seminggu kemudian, gagal panen total dilaporkan di County Fermanagh. Pada bulan Oktober, terjadi kepanikan di wilayah barat Irlandia karena penyakit bercak tersebut menghancurkan kentang sehat yang dipanen pada bulan Agustus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

18 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.