Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terungkap! Hasil Investigasi Sementara Kecelakaan Air India Sebut Sakelar Bahan Bakar Terputus Sesaat Sebelum Pesawat Jatuh

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 11:30 WIB | Oleh:
Terungkap! Hasil Investigasi Sementara Kecelakaan Air India Sebut Sakelar Bahan Bakar Terputus Sesaat Sebelum Pesawat Jatuh Doc: BBC
Ket. Pesawat Air India 171 jatuh di kawasan padat penduduk di Ahmedabad

NEW DELHI – Badan investigasi kecelakaan pesawat udara India mengungkapkan hasil penyelidikan sementara terkait kecelakaan pesawat Air India yang jatuh setelah lepas landas dan menewaskan 260 orang pada 12 Juni lalu.

Sakelar kendali bahan bakar pada mesin pesawat Air India yang jatuh tak lama setelah lepas landas dan menewaskan 260 orang, dipindahkan dari posisi "berjalan" ke posisi "terputus" beberapa saat sebelum terjadi benturan, kata laporan investigasi awal, Sabtu (12/7).

Laporan yang dikeluarkan oleh Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara India (AAIB) tidak memberikan kesimpulan atau menentukan siapa yang bersalah atas bencana 12 Juni tersebut, tetapi mengindikasikan bahwa seorang pilot bertanya kepada pilot lainnya mengapa ia menghentikan bahan bakar, dan pilot kedua menjawab bahwa ia tidak melakukannya.

Boeing 787-8 Dreamliner sedang dalam perjalanan dari Ahmedabad di India barat menuju London ketika jatuh, menewaskan 242 penumpang dan awak pesawat kecuali satu orang serta 19 orang di darat.

Dalam laporan setebal 15 halaman, biro investigasi menyatakan, setelah pesawat mencapai kecepatan tertinggi yang tercatat, "saklar pemutus bahan bakar Mesin 1 dan Mesin 2 berpindah dari posisi RUN ke posisi CUTOFF satu demi satu dengan selang waktu 01 detik".

"Dalam rekaman suara kokpit, salah satu pilot terdengar bertanya kepada pilot lainnya mengapa ia memotong jalur. Pilot lainnya menjawab bahwa ia tidak melakukannya," katanya.

Pesawat itu dengan cepat mulai kehilangan ketinggian.

Sakelar kemudian kembali ke posisi "RUN" dan mesin tampak mulai menyala, tetapi "salah satu pilot mentransmisikan 'MAYDAY MAYDAY MAYDAY'", kata laporan itu.

Pengendali lalu lintas udara bertanya kepada pilot apa yang salah, tetapi kemudian melihat pesawat jatuh dan memanggil personel darurat ke tempat kejadian.

Investigasi Sedang Berlangsung

Menteri Penerbangan Sipil India Ram Mohan Naidu Kinjarapu mengatakan kepada wartawan bahwa para penyelidik melakukan penyelidikan dengan cara yang "dewasa dan transparan".

"Ini masih laporan awal. Kami ingin laporan akhirnya sudah masuk, jadi mari kita tunggu saja," ujarnya.

Awal minggu ini, situs web spesialis The Air Current, mengutip beberapa sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut, melaporkan bahwa pihaknya telah "mempersempit fokusnya ke pergerakan sakelar bahan bakar mesin". Analisis penuh akan memakan waktu berbulan-bulan.

Ia menambahkan bahwa "fokus penyelidik dapat berubah selama waktu itu".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.