Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terobosan Keren, BKKBN Turunkan Angka Stunting Melalui Kerja Sama Pentahelix

📅 Kamis, 07 Des 2023, 00:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Keren, BKKBN Turunkan Angka Stunting Melalui Kerja Sama Pentahelix Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Eka Sulistia Ediningsih pada Roadshow Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Melalui Penguatan Sinergitas Pemerintah dan Media di Solo, Jawa Tengah, Rabu malam (6/12/2023).

Solo - Terobosan keren, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berupaya menurunkan angka stunting melalui penguatan kerja sama pentahelix atau multipihak.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Eka Sulistia Ediningsih pada Roadshow Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Melalui Penguatan Sinergitas Pemerintah dan Media di Solo, Jawa Tengah, Rabu malam, mengatakan hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

"Oleh karena itu, kerja sama pentahelix harus dilakukan, bukan hanya pemerintah dengan pemerintah, tetapi juga dengan dunia usaha, swasta, dan tidak kalah penting dengan dunia media," katanya.

Terkait hal itu, menurut dia, strategi penurunan stunting salah satunya persoalan komitmen pimpinan, tidak hanya di pusat tapi juga di semua lini. Selanjutnya, komitmen kedua upaya menyebarluaskan informasi mengenai stunting.

"Ketiga yang diharapkan adalah bagaimana kita bisa melakukan komunikasi antarpribadi dengan kelompok. Yang tidak kalah penting adalah komunikasi untuk memobilisasi berbagai pihak, tokoh formal maupun informal sehingga semua bisa berupaya pada penurunan angka stunting," katanya.

Ia berharap, upaya percepatan penurunan angka stunting tidak berhenti sampai di sini mengingat pada 2024 ditargetkan angka stunting turun di bawah 14 persen.

"Seharusnya kalau di perpres itu 14 persen, namun Pulau Jawa kan merupakan penyangga utama, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten," katanya.

Ia mengatakan jika Jawa Tengah tidak mampu menekan angka stunting menjadi di bawah 14 persen maka angka stunting di dalam negeri berpotensi naik.

"2024 tinggal beberapa saat lagi, waktunya tinggal sedikit, kami butuh berbagai upaya," katanya.

Sekretaris Daerah Kota Surakarta Budi Murtono mengatakan penurunan stuntingsalah satu program prioritas presiden.

Oleh karena itu, menurut dia, perlu pendekatan komprehensif, baik dari sisi ekonomi, keluarga, pola asuh, perilaku hidup sehat, maupunpemanfaatan sumber daya alam.

Meski demikian, diakuinya, sejauh ini media massa penopang sosialisasi program pemerintah. Di sisi lain, masyarakat perlu memperoleh sosialisasi yang komprehensif.

"Media massa memiliki fungsi strategis, penguatan stakeholder(pemangku kepentingan). Harapannya roadshow jadi sarana pegiat berkumpul, peran stakeholder dalam mendukung percepatan penurunan. Harapannya stunting dapat diturunkan hingga di bawah 14 persen pada tahun 2024," katanya.

Melalui sambungan daring, Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Hasyim Gautama mengatakan penurunan kasus stunting menjadi salah satu program prioritas nasional.

"Sebetulnya penurunan prevalensi cukup signifikan, dari 36 persen jadi 21 persen, tapi harus diturunkan lagi jadi 14 persen di tahun depan," katanya.

Terkait hal itu, dikatakannya, berbagai upaya ditempuh, mulai dari literasi kepada pasangan yang akan menikah hingga pembagian makanan bergizi di posyandu.

"Dalam hal ini perlu upaya lebih untuk mencapai target tahun depan, termasuk penguatan kolaborasi pemerintah dengan masyarakat diwujudkan secara konkrit dengan model pentahelix," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.