Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia

25 Sabtu, 21 Feb 2026, 19:20 WIB | Oleh:
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia Doc: RRI/Zahrotin Aljannah
Ket. Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia sebagai langkah strategis. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan kepercayaan pasar modal nasional.

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menjelaskan keterlibatan lintas institusi. Satgas tersebut melibatkan OJK, Kementerian Koordinator Perekonomian serta Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal.

"Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia akan diisi oleh OJK, Kemenko Perekonomian, dan rekan-rekan dari SRO. Ini bagian dari komitmen pembenahan pasar modal secara menyeluruh," ujar dia dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (20/2).

Friderica menambahkan, OJK membuka peluang keterlibatan kementerian dan lembaga lainnya. Langkah ini bertujuan memperkuat efektivitas Satgas dalam mengawal reformasi pasar modal nasional.

Satgas bertugas memastikan implementasi delapan rencana aksi reformasi integritas pasar modal. Agenda tersebut mencakup penguatan likuiditas, transparansi, penegakan hukum, serta sinergi lintas otoritas.

Delapan rencana aksi mencakup peningkatan batas minimal free float emiten menjadi 15 persen. Program lain termasuk penguatan investor domestik dan perluasan basis investor.

Reformasi juga menargetkan transparansi ultimate beneficial owner dan keterbukaan afiliasi pemegang saham. Selain itu, terdapat rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam agenda pembenahan.

"Kami berkomitmen untuk menyampaikan seluruh perkembangan reformasi ini secara terbuka. Tidak ada yang ditutupi, dan publik akan mendapatkan update progres dari delapan rencana aksi yang kami jalankan," tegas Friderica.

Pembentukan Satgas diharapkan memperkuat integritas serta transparansi pasar modal Indonesia. Langkah ini sekaligus meningkatkan daya saing dan kepercayaan investor domestik maupun global.

Selain itu, BEI bersama OJK juga kembali menjalin komunikasi dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Keduanya menyampaikan perkembangan finalisasi aturan untuk memperkuat transparansi pasar modal Indonesia.

Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan adanya progres atas proposal sebelumnya. Proposal tersebut telah disampaikan kepada penyedia indeks global seperti MSCI dan Financial Times Stock Exchange (FTSE).

Ia menyebut pengungkapan pemegang saham satu persen telah memasuki tahap akhir. Granularisasi data kepemilikan saham juga sedang dalam proses penyelesaian final.

Selain itu, aturan pencatatan terkait free float minimal 15 persen telah rampung disusun. Saat ini, aturan tersebut memasuki tahap lanjutan dalam proses internal bursa.

“Untuk peraturan pencatatan terkait free float 15 persen, per tanggal 19 kemarin sudah selesai proses making rule. Saat ini sudah memasuki tahap berikutnya di internal bursa yang kemudian nanti draft final akan kami ajukan ke OJK,” ujar Jeffrey.

Jeffrey memastikan penyusunan daftar konsentrasi pemegang saham dilakukan secara akuntabel. Proses tersebut dijalankan secara tepat agar dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Main Cemerlang, Janice Tjen Juara Japan Open 2026  

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Main Cemerlang, Janice Tjen...
Olahraga
Caretaker Arema Tampil Perd...
Rona
Jangan Sembarangan, Ini Wak...
Luar Negeri
Layanan Kereta Kargo Tiongk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.