Tekan Kemiskinan, Pemkab Lombok Timur Kembangkan Pariwisata
📅 Senin, 07 Jul 2025, 13:12 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
MATARAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan pengembangan pariwisata sebagai bentuk komitmen dalam menurunkan angka kemiskinan di daerah setempat.
“Penguatan tata kelola daerah dan pembenahan pariwisata itu untuk menekan angka kemiskinan,” kata Bupati Lombok Timur Haerul Warisin saat acara silaturahim dan temu wicara bersama pelaku UMKM dan pariwisata untuk Lombok Timur SMART, di Kantor Camat Sembalun Lombok Timur, Senin (7/7).
Ia menyebut pemerintah daerah tetap fokus dalam pengentasan kemiskinan, sehingga dilakukan pembenahan tata kelola daerah, termasuk melakukan pembenahan pariwisata.
Oleh karena itu, untuk mewujudkan cita cita tersebut, dia akan melakukan pendekatan berdasarkan wilayah, baik itu berkaitan penanganan kemiskinan, termasuk menuntaskan permasalahan pariwisata di semua wilayah.
“Persoalan pariwisata penuntasannya kami mulai dari wilayah selatan, dalam setiap pertemuan semua pelaku pariwisata dan UMKM dikumpulkan,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menyoroti isu akomodasi terkait penyebab tamu yang tidak bisa menginap, karena berimbas pada penurunan pajak yang dinilai signifikan dari Rp60 juta menjadi hanya Rp15 juta per bulan.
“Kami kekhawatiran serius jika pemilik hotel non-Lombok Timur, seperti investor dari Prancis atau Belanda menyebarkan kabar negatif tentang ketidaknyamanan, hal ini yang harus diantisipasi," katanya.
Menurut dia, hal ini demi menjaga harkat, martabat, dan kehormatan masyarakat Lombok Timur, sehingga dia menekankan pentingnya sinergisitas tetap dijaga serta berjuang secara kolektif.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Artinya kehormatan masyarakat Lombok Timur harus dijaga, tidak boleh disepelekan sama orang luar," katanya.
Lebih lanjut bupati mengatakan potensi yang dimiliki Lombok Timur harus tetap dijaga dan dikelola dengan baik. “Kalau tidak mengelola dengan baik, serius, dan jujur itu berat. Semua persoalan bisa diselesaikan dengan perjuangan dan koordinasi bersama,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!