Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tari Sugriwa Subali Pecahkan Rekor MURI dengan 7.400 Penari di Kulon Progo

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Tari Sugriwa Subali Pecahkan Rekor MURI dengan 7.400 Penari di Kulon Progo Doc: Dok. Pemkab Kulon Progo

KULON PROGO - Ribuan penari menari serempak di Alun-Alun Wates, Rabu (15/10/2025), dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kabupaten Kulon Progo. Mereka menampilkan Tari Sugriwa Subali, sendratari khas Kulon Progo yang berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan jumlah 7.400 penari dari berbagai kalangan.

Dengan tema “Sinergi dan Kolaborasi untuk Kulon Progo Harmoni”, perayaan ini menjadi panggung besar bagi kekuatan seni budaya lokal. Tari kolosal berdurasi sepuluh menit itu melibatkan pelajar, aparatur sipil negara, hingga seniman daerah yang berlatih selama satu bulan dengan dukungan Dana Keistimewaan DIY.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Sutarman, menjelaskan bahwa pelaksanaan tarian ini merupakan hasil kerja sama seluruh organisasi perangkat daerah dan satuan pendidikan di wilayah setempat. “Pelatihan dilakukan secara terpisah di sekolah dan instansi masing-masing, lalu disatukan dalam gladi bersih di Alun-Alun Wates. Ini bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, pendidik, pelajar, dan seniman,” ujarnya.

Tari Sugriwa Subali menceritakan kisah dua saudara dari legenda Kerajaan Kiskenda, Sugriwa dan Subali, yang berseteru memperebutkan kebenaran dan kehormatan. Biasanya tarian ini dipentaskan di kawasan wisata Gua Kiskendo, namun kali ini tampil megah di pusat kota dengan ribuan penari yang bergerak harmonis.

Perwakilan MURI, Sri Widayati, mengonfirmasi bahwa pertunjukan tersebut resmi tercatat sebagai rekor MURI dengan nomor urut 12.439. “Rekor ini berbeda dari dua tahun lalu ketika Kulon Progo memecahkan rekor Tari Angguk dengan 7.200 penari. Kini, jenis tarinya berbeda dan memenuhi seluruh kriteria pencatatan MURI,” jelasnya.

Bupati Kulon Progo, R. Agung Setyawan, mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dan menyebut keberhasilan ini sebagai bukti bahwa kesenian daerah mampu menjadi kebanggaan nasional. “Pemkab akan terus menjadikan Tari Sugriwa Subali sebagai ikon budaya Kulon Progo sekaligus mengembangkan potensi kesenian lainnya agar tetap hidup dan lestari,” tegasnya.

Melalui pemecahan rekor ini, Tari Sugriwa Subali tidak hanya memperlihatkan keindahan gerak dan kekuatan kolaborasi, tetapi juga menjadi simbol semangat masyarakat Kulon Progo dalam menjaga warisan budaya dan memperkuat identitas daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

15 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.