Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Swedia Rayu Kanada Batalkan Pesanan F-35 AS dengan Insentif Pembelian Jet Tempur Gripen

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 00:02 WIB | Oleh:
Swedia Rayu Kanada Batalkan Pesanan F-35 AS dengan Insentif Pembelian Jet Tempur Gripen Doc: Istimewa
Ket. Jet tempur F-35 (kiri) dan Gripen

STOCKHOLM - Pejabat dan eksekutif Swedia dari kontraktor pertahanan terkemuka negara itu, Saab, telah mengajukan proposal terstruktur untuk pesawat tempur Gripen E/F guna memenuhi sebagian kebutuhan masa depan Kanada, selama kunjungan kenegaraan Raja Swedia Carl XVI Gustaf ke Ottawa. 

Kementerian Pertahanan Kanada pada 6 April dikonfirmasi  mengadakan pembicaraan dengan Saab mengenai kemungkinan pengadaan Gripen E/F untuk menggantikan sebagian armada 98 pesawat tempur CF-18A/B Hornet Angkatan Udara Kerajaan Kanada yang dipasok AS, yang memungkinkan Kementerian untuk merevisi rencana pembelian 88 pesawat tempur generasi kelima F-35A dari Amerika Serikat. 

Dari Military Watch, laporan muncul pada bulan Oktober bahwa pemerintahan Perdana Menteri Kanada Mark Carney sedang mempertimbangkan pemotongan besar pada  rencana pesanan  F-35A dengan tujuan mengalokasikan kembali dana untuk pengadaan Gripen E/F, dengan Carney telah menganjurkan "diversifikasi" yang lebih besar dalam kemitraan pertahanan dan industri Ottawa. 

Meskipun F-35 secara konsisten memenangkan setiap tender yang diikutinya melawan Gripen E/F dan pesawat tempur generasi keempat lainnya, faktor politik, termasuk memburuknya hubungan dengan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump yang baru, telah membuat Gripen dengan cepat muncul sebagai kandidat utama untuk menggantikan sebagian armada. Keunggulan performa yang luar biasa dan biaya pengadaan F-35A yang sebanding telah mendorong produsen Eropa untuk berupaya memasarkan pesawat mereka dengan lebih baik dengan menawarkan kemitraan industri.  Kesulitan Saab untuk memasarkan Gripen E/F ke negara-negara maju secara ekonomi menjadikan potensi untuk memasuki pasar Kanada sebagai momen penentu bagi program tersebut.

Oleh karena itu, perusahaan tersebut menawarkan tidak hanya untuk membangun jalur perakitan pesawat di Kanada, tetapi juga  untuk membiayai  pusat manufaktur penuh dan fasilitas penelitian dan pengembangan. Tawaran ini dilaporkan akan menciptakan antara 9.000 dan 10.000 lapangan kerja selama tiga hingga lima tahun jika Kanada membeli Gripen. 

Mengganti sebagian armada F-35 dengan Gripen E/F akan memberikan Angkatan Udara Kerajaan Kanada kombinasi pesawat tempur yang unggul dan unggul. Gripen merupakan pesawat yang sangat ringan dengan potensi tempur yang jauh lebih terbatas, tetapi dengan kebutuhan perawatan dan biaya pemeliharaan yang jauh lebih rendah serta tingkat ketersediaan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, meskipun jumlah pesawat tempur yang sama dari setiap jenis dibeli, kemungkinan besar jumlah Gripen yang dapat selalu siap tempur hampir dua kali lipat. Meskipun kemampuan siluman F-35, avionik yang lebih canggih, dan rangkaian sensor yang lebih besar dan lebih canggih memberikan keuntungan signifikan bagi operasi pertahanan udara, pesawat ini terutama dirancang untuk operasi serangan penetrasi dan penekanan pertahanan udara, yang bukan merupakan kemampuan yang diprioritaskan oleh Angkatan Udara Kerajaan Kanada. 

Layanan ini dapat mengimbangi keterbatasan kesadaran situasional Gripen E/F dengan berjejaring dengan F-35 Angkatan Udara AS yang berbasis di Alaska, dengan F-35 miliknya sendiri, serta dengan radar berbasis darat dan sistem AEW&C di wilayah tersebut. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.