Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sungai Krecek Meluap, Banjir Lumpur Landa Kota Batu

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 06:05 WIB | Oleh:
Sungai Krecek Meluap, Banjir Lumpur Landa Kota Batu Doc: Istimewa
Ket. Material lumpur yang terbawa banjir diperkirakan setinggi 50 sentimeter dan menutup seluruh badan jalan, sehingga berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat.

BATU - Tim gabungan dari berbagai unsur bergotong-royong melakukan pembersihan material yang terbawa banjir luapan di Desa Punten, Kota Batu, Jawa Timur, Senin (30/3).

"Saat ini sedang dilakukan proses pembersihan material banjir. Pembersihan dilakukan, baik secara manual maupun menggunakan alat berat," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Suwoko di Kota Batu, Senin malam.

Dikutip dari Antara, unsur tim gabungan yang terlibat di dalam penanganan dampak setelah banjir, yakni kepolisian, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perumahan Umum dan Penataan Ruang, perangkat kecamatan, perangkat desa, relawan, Palang Merah Indonesia Kota Batu, hingga warga.

Berdasarkan keterangan dari BPBD Kota Batu, banjir luapan yang disebabkan hujan berintensitas deras terjadi pada pukul 18.00 WIB. Kondisi itu berdampak terhadap meningkatnya debit air di Sungai Krecek dan meluber ke Jalan Melati RT 3 RW 5 Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji.

BPBD menyebut bahwa lonjakan debit air memberikan dampak terhadap rusaknya pembatas yang terpasang di area Sungai Krecek.

Selain Desa Punten, tim gabungan juga dikerahkan untuk melakukan upaya penanganan terhadap dampak banjir disertai lumpur yang melanda lokasi lain di Kecamatan Bumiaji, yaitu di Jalan Raya Tulungrejo RT 1 RW 13 dan jalan terusan menuju Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo.

Material lumpur yang terbawa banjir diperkirakan setinggi 50 sentimeter dan menutup seluruh badan jalan, sehingga berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat. Aspal di area itu dilaporkan mengalami kerusakan.

Suwoko menjelaskan banjir lumpur dipicu faktor saluran limpasan atau drainase yang tak lagi mampu menampung debit air saat hujan deras melanda.

"Petugas melakukan pembersihan drainase," ucap dia.

Secara keseluruhan kejadian banjir di Kecamatan Bumiaji tidak sampai menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Dari dua dusun tersebut setidaknya ada lima rumah warga yang terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.