Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sungai Krecek Meluap, Banjir Lumpur Landa Kota Batu

24 Selasa, 31 Mar 2026, 06:05 WIB | Oleh:
Sungai Krecek Meluap, Banjir Lumpur Landa Kota Batu Sungai Krecek Meluap, Banjir Lumpur Landa Kota Batu Doc: Istimewa
Ket. Material lumpur yang terbawa banjir diperkirakan setinggi 50 sentimeter dan menutup seluruh badan jalan, sehingga berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat.

BATU - Tim gabungan dari berbagai unsur bergotong-royong melakukan pembersihan material yang terbawa banjir luapan di Desa Punten, Kota Batu, Jawa Timur, Senin (30/3).

"Saat ini sedang dilakukan proses pembersihan material banjir. Pembersihan dilakukan, baik secara manual maupun menggunakan alat berat," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Suwoko di Kota Batu, Senin malam.

Dikutip dari Antara, unsur tim gabungan yang terlibat di dalam penanganan dampak setelah banjir, yakni kepolisian, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perumahan Umum dan Penataan Ruang, perangkat kecamatan, perangkat desa, relawan, Palang Merah Indonesia Kota Batu, hingga warga.

Berdasarkan keterangan dari BPBD Kota Batu, banjir luapan yang disebabkan hujan berintensitas deras terjadi pada pukul 18.00 WIB. Kondisi itu berdampak terhadap meningkatnya debit air di Sungai Krecek dan meluber ke Jalan Melati RT 3 RW 5 Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji.

BPBD menyebut bahwa lonjakan debit air memberikan dampak terhadap rusaknya pembatas yang terpasang di area Sungai Krecek.

Selain Desa Punten, tim gabungan juga dikerahkan untuk melakukan upaya penanganan terhadap dampak banjir disertai lumpur yang melanda lokasi lain di Kecamatan Bumiaji, yaitu di Jalan Raya Tulungrejo RT 1 RW 13 dan jalan terusan menuju Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo.

Material lumpur yang terbawa banjir diperkirakan setinggi 50 sentimeter dan menutup seluruh badan jalan, sehingga berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat. Aspal di area itu dilaporkan mengalami kerusakan.

Suwoko menjelaskan banjir lumpur dipicu faktor saluran limpasan atau drainase yang tak lagi mampu menampung debit air saat hujan deras melanda.

"Petugas melakukan pembersihan drainase," ucap dia.

Secara keseluruhan kejadian banjir di Kecamatan Bumiaji tidak sampai menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Dari dua dusun tersebut setidaknya ada lima rumah warga yang terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage

UNDP Desak Percepatan Investasi Hijau

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
UNDP Desak Percepatan Inves...

Lisa Blackpink Rilis Video Musik “Tarantino”

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Lisa Blackpink Rilis Video ...
Luar Negeri
Tiongkok Tetapkan Status Si...

NASA: El Nino 2026 Mirip Peristiwa 1997

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
NASA: El Nino 2026 Mirip Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.