Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Solusi Cedera Olahraga Modern: Primaya Hospital Hadirkan Orthobiological Center Berbasis Stem Cell

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 19:53 WIB | Oleh:
Solusi Cedera Olahraga Modern: Primaya Hospital Hadirkan Orthobiological Center Berbasis Stem Cell Doc: Primaya Hospital Bekasi Timur
Ket. Robotic Cyberdine HAL (Hybrid Assistive Limb) sedang digunakan oleh para peraga, di , Primaya Sport Clinic & Orthopedic Center (PSCOC) di Primaya Hospital Bekasi Timur. Layanan ini untuk memperkuat layanan ortopedi dengan teknologi exoskeleton robotic Cyberdine HAL dan Orthobiological Center. Solusi komprehensif bagi atlet dan masyarakat umum untuk pemu

JAKARTA - Meningkatnya tren gaya hidup aktif di masyarakat turut diiringi dengan peningkatan kasus cedera olahraga dan gangguan muskuloskeletal, khususnya pada kelompok usia produktif. Data menunjukkan cedera ligamen mencapai sekitar 41,1%, dengan 60% kasus terjadi pada area kaki dan lutut serta didominasi kelompok usia muda.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena banyak kasus tidak ditangani sejak dini dan berpotensi berkembang menjadi cedera kronis. Selain faktor aktivitas fisik yang tinggi, minimnya pemahaman mengenai teknik olahraga yang benar, kurangnya pemanasan, serta kebiasaan mengabaikan rasa nyeri turut memperburuk situasi.

Jika tidak ditangani secara tepat, cedera ringan dapat berkembang menjadi gangguan jangka panjang yang memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup. Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui edukasi, deteksi dini, serta akses terhadap penanganan medis dan rehabilitasi yang tepat menjadi kunci untuk menekan risiko cedera yang lebih serius.

Memasuki lima tahun perjalanannya, Primaya Sport Clinic & Orthopedic Center (PSCOC) di Primaya Hospital Bekasi Timur terus memperkuat posisinya sebagai pusat layanan ortopedi terintegrasi untuk menjawab kebutuhan tersebut. Sejak berdiri pada 2021, PSCOC telah menangani lebih dari 2.600 tindakan medis dari pasien di berbagai wilayah Indonesia, mencakup cedera olahraga, tulang belakang, tangan dan bedah mikro, panggul dan lutut, hingga trauma kompleks dan ortopedi umum.

Layanan PSCOC juga telah dipercaya oleh berbagai klub dan organisasi olahraga, seperti Bogor LavAni, PBSI Jakarta Selatan, PBVSI, hingga KONI Kota Bekasi, dalam memberikan layanan kesehatan rutin bagi atlet serta dukungan medis pada berbagai ajang pertandingan.

 Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur, Dr. dr. Meizar Rizaldi, M.Ked.Klin., MM., MBA., FISQua, menuturkan, sebagai bagian dari penguatan kapabilitas layanan, PSCOC mengadopsi inovasi teknologi terkini, salah satunya Cyberdine HAL (Hybrid Assistive Limb), teknologi exoskeleton robotic yang mendukung rehabilitasi dan membantu mempercepat pemulihan fungsi gerak pasien.

“Selain itu, PSCOC juga mengembangkan Orthobiological Center yang menghadirkan layanan berbasis PRP, secretome, dan stem cell secara terintegrasi, mulai dari diagnosis, tindakan hingga rehabilitasi,” ujarnya melalui siaran pers pada hari Jumat (3/4).

Penguatan layanan ini didukung oleh integrasi penanganan operatif dan non-operatif yang ditunjang tim dokter spesialis dan konsultan ortopedi multidisiplin. Fasilitas yang tersedia mencakup fisioterapi konvensional dan robotik dengan berbagai modalitas, seperti BMD (Bone Mineral Density), X-Ray Long Length, R-Force Treadmill, Focus Shockwave Therapy, USG Pain Management hingga High Intensity laser, guna mempercepat proses pemulihan pasien secara optimal.

 Sementara itu, dr. Evan, M.Kes, Sp.OT., Subsp.CO(K), FICS, AIFO-K, Ketua SMF (Staf Medical Fungsional) Ortopedi serta Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Primaya Hospital Bekasi Timur menyampaikan bahwa pendekatan komprehensif yang didukung teknologi dan tim multidisiplin tidak hanya berfokus pada penyembuhan cedera, tetapi juga pada pemulihan fungsi dan kualitas hidup pasien.

“Banyak pasien, termasuk atlet, yang sebelumnya mengalami keterbatasan akibat cedera, kini dapat kembali beraktivitas bahkan berkompetisi. Ini menjadi motivasi kami untuk terus menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.

CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, mengungkapkan, pencapaian lima tahun PSCOC mencerminkan komitmen Primaya Hospital dalam memberikan layanan kesehatan yang mengintegrasikan keunggulan klinis, teknologi, dan ketulusan dalam perawatan. Ortopedi menjadi salah satu center of excellence yang terus dikembangkan di secara grup, didukung oleh lebih dari 70 dokter spesialis ortopedi di 20 jaringan rumah sakit Primaya Hospital.

“Ke depan, kami akan terus mengembangkan layanan ini melalui penambahan subspesialisasi, seperti ortopedi onkologi dan ortopedi anak, serta adopsi teknologi medis terkini untuk menjawab kebutuhan pasien yang terus berkembang di Indonesia,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.