Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sinergi Besar Kementerian: UMKM Jadi Tulang Punggung Destinasi Wisata

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sinergi Besar Kementerian: UMKM Jadi Tulang Punggung Destinasi Wisata Doc: ANTARA/ Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Wisatawan mancanegara menikmati suasana Matahari terbenam dengan pemandangan Gunung Agung dan laut di Amed, Kabupaten Karangasem, Bali.

JAKARTA – Kementerian usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi merapatkan barisan untuk memperkuat peran UMKM di jantung destinasi wisata Indonesia.

Kolaborasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan strategi terpadu untuk memastikan pelaku UMKM menjadi bagian integral dari rantai nilai pariwisata, bukan hanya penonton di tanah sendiri.

Lewat sinergi ini, pemerintah menargetkan UMKM tak lagi sekadar menjual oleh-oleh atau kuliner lokal, tetapi juga naik kelas melalui inovasi produk, digitalisasi pemasaran, dan akses pembiayaan yang lebih luas.

Dengan kombinasi daya tarik wisata dan kekuatan ekonomi rakyat, langkah ini digadang sebagai senjata ganda: mendongkrak pendapatan daerah sekaligus memacu pemerataan ekonomi di kawasan wisata. Pesannya tegas: pariwisata maju hanya jika UMKM ikut berlari.

Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (13/8), mengatakan ini merupakan upaya bersama demi menciptakan efek ganda yang lebih luas, termasuk mendorong penyerapan tenaga kerja, menghidupkan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat daya saing pengusaha UMKM di destinasi wisata.

“Kalau kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi, dalam hal ini pengusaha UMKM melalui sektor pariwisata maka banyak sekali potensi dan peluangnya,” ujar Menteri Maman.

Lebih lanjut, ia mengatakan nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh kedua kementerian ini terkait sinkronisasi dan dukungan kebijakan program pengembangan pariwisata dan UMKM.

“Ada sebuah peta jalan yang sedang kami persiapkan, dan itu ada keterkaitannya dengan pariwisata,” kata Maman.

Ia menilai, sektor pariwisata harus menjadi salah satu pendekatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, karena hampir semua daerah di Indonesia memiliki destinasi pariwisata.

Menteri Maman melanjutkan, ada sekitar 25,6 juta potensi penyerapan tenaga kerja dari sektor pariwisata dan hal inilah yang akan dioptimalkan.

“Saya berharap MoU ini bisa memberikan optimalisasi kinerja bagi pegiat pariwisata dan juga pengusaha UMKM,” ujar Maman.

“Kemarin juga disampaikan oleh Menteri Pariwisata bahwa ada lebih dari 6.000 desa wisata yang ada di Indonesia. Misalnya tahun depan orientasi pengembangan UMKM difokuskan untuk di desa wisata, saya pikir akan memiliki efek ganda," imbuh dia.

Menurut Maman, selain efek ekonomi terhadap pengusaha UMKM dan penyerapan tenaga kerja, implikasi terhadap perekonomian daerah juga akan meningkat.

“Langkah ini menjadi penting dan sangat strategis, karena itu diperlukan kolaborasi antar kementerian dan lembaga dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam menumbuhkan perekonomian bangsa,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.