Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sering Melotot Belum Tentu Marah, tapi Bisa Itu Sebuah Penyakit Mata

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 06:07 WIB | Oleh:
Sering Melotot Belum Tentu Marah, tapi Bisa Itu Sebuah Penyakit Mata Doc: ist
Ket. mata melotot

JAKARTA – Orang melotot biasanya tengah marah. Namun, menurut Dokter spesialis mata lulusan Universitas Padjadjaran dr. Tri Wahyu Sp.M pasien dengan penyakit tiroid memiliki ciri khas dengan mata lebih menonjol atau melotot. Ini disebabkan kondisi hipertiroid pada matanya.

“Sebanyak 50 persen pasien hypothyroid ini akan mengalami thyroid eye disease atau gangguan pada mata. 90 persen pasien penyakit thyroid (eye disease) ini memiliki kondisi hyperthyroid, walaupun sisanya ada kondisi kadar hormonnya yang cukup normal ataupun di bawah dari normal,” katanya dalam diskusi mengenai kelopak mata di Jakarta, Rabu.

Tri menjelaskan, Thyroid Eye Disease (TED) atau penyakit mata tiroid adalah gangguan autoimun yang menyebabkan terjadinya peradangan dan pembengkakan pada otot serta jaringan lemak di sekitar bola mata.

Kondisi ini berkaitan dengan hipertiroidisme, di mana antibodi yang menyerang kelenjar tiroid juga menyerang otot-otot di sekitar mata.

Tri mengatakan orang yang dengan TED memiliki ciri khas mata menonjol atau melotot karena reaksi peregangan dan pembengkakan otot bola mata, penglihatan jadi dobel, kelopak mata susah menutup, mata juling dan gangguan gerak bola mata.

Sementara gejala tiroid sendiri tidak terlalu spesifik antara lain sering gemetar, tremor, sering berkeringat di malam hari, berat badan susah naik, dan sering merasa ingin buang air besar yang banyak tidak disadari pasien.

“Bahkan memang hypertiroid ini baru ketahuan bahwa gejalanya sudah spesifik, terutama ketika munculnya di mata. Memang mata merupakan salah satu organ yang sering muncul akibat adanya hipertiroid. Pasien-pasien datangnya justru ke dokter mata dulu,” katanya.

Tri juga mengatakan perempuan usia di atas 40 tahun lima kali lebih berisiko untuk menderita penyakit mata tiroid atau thyroid eye disease (TED) karena beberapa faktor risiko, seperti genetik, faktor stres, dan merokok aktif ataupun pasif yang bisa memperparah atau mencetuskan dari thyroid eye disease atau hypothyroid itu sendiri.

Tri mengatakan thyroid eye disease juga bisa memengaruhi kualitas hidup karena penampilan juga akan berubah. Beberapa pasien TED sering mengalami rasa minder, lebih menutup diri dan berhenti dari pekerjaan.

Ia mengatakan deteksi dini dan penanganan yang tepat pada gangguan kelopak mata dapat memberikan hasil yang optimal dalam hal fungsi kelopak mata dan juga terkait estetika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.